Pemkab Malang dan UM Malang Matangkan Evaluasi Program Sekolah Unggulan 2025

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib didampingi Kepala DInas Pendidikan, Bagus Sulistiawan saat menghadiri workshop

Ket foto. Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib didampingi Kepala DInas Pendidikan, Bagus Sulistiawan saat menghadiri workshop

Malang, pendopoaatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang bersama Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Workshop Evaluasi dan Refleksi Program Sekolah Unggulan di El Hotel Malang. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengukur capaian program yang telah berjalan sejak Oktober 2025 serta menyusun strategi pengembangan pendidikan daerah.

Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, menegaskan bahwa kolaborasi dengan UM tidak hanya melibatkan kepala sekolah, tetapi juga wakil kepala sekolah dan paguyuban orang tua.

“Paguyuban orang tua juga ikut terlibat sejak tahap perencanaan. Kami ingin seluruh elemen pendidikan bergerak bersama,” ujarnya pada awak media, Selasa (9/12/2025).

Lathifah menambahkan bahwa manfaat program harus dirasakan secara luas, termasuk oleh sekolah swasta.

“Hasil evaluasi ini wajib diimbaskan ke sekolah-sekolah lain. Sekolah swasta juga harus mendapatkan manfaat,” tegasnya.

Wabup menyebut bahwa evaluasi hari ini menjadi kontrol penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan peningkatan mutu pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistiawan, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Malang dalam memperkuat tata kelola pendidikan.

“Program sekolah unggulan ini tidak boleh berhenti sebagai slogan. Harus berdampak pada manajemen sekolah, mutu pembelajaran, dan pembentukan karakter,” jelasnya.

Menurut Bagus, sekolah unggulan harus memiliki indikator terukur, pemetaan kebutuhan riil, dan strategi adaptif terhadap perkembangan zaman — termasuk digitalisasi dan kurikulum kontekstual.

“Membangun sekolah unggulan bukan soal gedung, tetapi tentang DNA kepemimpinan,” ujarnya.

Ia optimistis dalam lima tahun seluruh sekolah di Kabupaten Malang dapat menjadi sekolah unggulan.

Ketua Pelaksana Program dari UM, Dr. Ahmad, menyampaikan bahwa tahun 2025 ditetapkan sebagai fase fondasi sebelum masuk ke tahap percepatan.

“Ibarat membangun rumah, tahun ini kita memperkuat dasar. Tahun 2026 kita bisa berlari lebih cepat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Derby Jatim Panas di GBT: Arema FC Bidik Kebangkitan, Persebaya Siap Jaga Harga Diri Kandang

Ahmad menyebutkan bahwa dari total 11 kegiatan utama, sebagian besar sudah selesai dilaksanakan. Evaluasi hari ini merupakan kegiatan ke-10 sebelum penyusunan laporan akhir.

“Perkembangan sekolah sangat signifikan, mulai penataan ruang, kurikulum, hingga proses pembelajaran,” jelasnya.

UM juga menyatakan kesiapan untuk kembali mendampingi Pemkab Malang bila dipercaya tahun berikutnya.

Pada kegiatan ini, kepala sekolah, pengawas, serta Kabid SD dan SMP turut memaparkan perkembangan implementasi program di sekolah masing-masing. Evaluasi bersama tersebut menjadi ukuran awal dampak program sekolah unggulan terhadap mutu layanan pendidikan di Kabupaten Malang.

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB