Panen Kejujuran, Inovasi Camat Pakisaji Tanamkan Integritas Lewat Ketahanan Pangan dan UMKM

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Camat Pakisaji Kabupaten Malang, Endah Sriyati saat ditemui awak media

Ket foto. Camat Pakisaji Kabupaten Malang, Endah Sriyati saat ditemui awak media

 

Malang, pendoposatu.id — Kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan nilai integritas mendorong Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menghadirkan sebuah inovasi sosial berbasis edukasi dan pemberdayaan.

Melalui program bertajuk “Panen Kejujuran”, lingkungan Kantor Kecamatan Pakisaji kini tidak hanya menjadi pusat pelayanan publik, tetapi juga ruang pembelajaran nilai kejujuran dan kemandirian ekonomi.

Program tersebut diinisiasi langsung oleh Camat Pakisaji, Endah Sriyati, S.IP., dan dijalankan bersama aparatur sipil negara (ASN) setempat. Sejak diluncurkan, Panen Kejujuran mendapat respons positif, baik dari internal kecamatan maupun masyarakat sekitar.

Endah Sriyati mengungkapkan, gagasan Panen Kejujuran berawal dari keprihatinan terhadap isu ketahanan pangan nasional yang kian mengemuka. Dari diskusi sederhana, muncul keinginan untuk memanfaatkan potensi lingkungan sekitar kantor agar lebih produktif dan memberi manfaat nyata.

“Awalnya kami berpikir, di sekitar kita sebenarnya banyak potensi yang bisa dimaksimalkan. Mulai dari ikan, menanam sayur, sampai akhirnya kami melihat di media sosial tentang ternak ayam petelur. Karena setiap hari bertelur, ini kami nilai ide yang bagus dan berkelanjutan,” ujar Endah saat diwawancarai awak media di Kantor Kecamatan Pakisaji, Selasa (6/1/2026).

Ket foto. Kandang ayam petelur milik Kecamatan Pakisaji

Ide tersebut kemudian diwujudkan dengan memelihara 30 ekor ayam petelur. Seiring waktu, jumlahnya kini menjadi 24 ekor ayam petelur dan enam ekor ayam kampung yang secara rutin menghasilkan telur setiap hari.

Keunikan Panen Kejujuran terletak pada cara pemasaran hasil ternak. Telur ayam dijual melalui warung kejujuran tanpa penjaga. Pembeli bebas mengambil telur sesuai kebutuhan dan membayar sendiri ke tempat yang telah disediakan.

“Silakan ambil berapa saja, harganya sudah ada. Uangnya ditaruh sendiri. Inilah yang kami sebut Panen Kejujuran. Kami ingin menanamkan nilai kejujuran sejak dini sampai usia tua, karena kejujuran itu mata uang yang berlaku di mana-mana,” tegas Endah.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Jabung Berhasil Amankan Pelaku Curanmor Warga Sido Kapasan Surabaya

Tak berhenti pada penjualan telur, Panen Kejujuran juga dikembangkan secara terintegrasi dengan kegiatan sosial dan kesehatan.

Setiap Jumat, Kecamatan Pakisaji rutin menggelar senam bersama yang bekerja sama dengan klinik jantung dan tenaga medis. Kegiatan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memeriksakan kondisi kesehatan.

“Setiap Jumat pertama biasanya ramai. Pesertanya guru SD, kepala TK dan PAUD, hingga guru olahraga. Dari kegiatan ini, UMKM Pakisaji juga ikut bergabung, sehingga suasananya makin hidup dan penuh sinergi,” jelasnya.

Selain beternak ayam, Kecamatan Pakisaji juga mengembangkan budidaya ikan nila dan lele, kebun tomat, serta hidroponik sederhana tanpa listrik dengan memanfaatkan galon bekas. Galon-galon tersebut bahkan disulap menjadi hiasan berbentuk angsa yang mempercantik lingkungan kantor.

“Kami juga sempat mencoba budidaya lobster, tapi karena faktor cuaca Malang yang dingin belum berhasil. Sekarang kolamnya kami manfaatkan kembali untuk lele. Prinsip kami sederhana, terus mencoba dan terus belajar,” imbuh Endah.

Di akhir, Endah menegaskan bahwa Panen Kejujuran bukan sekadar program ketahanan pangan, melainkan sarana menanamkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Program ini lahir dari kebersamaan ASN tanpa orientasi lomba atau penghargaan.

“Sebagai ASN, integritas itu wajib. Pelayanan publik sekarang sudah tidak berbayar dan regulasinya jelas. Melalui Panen Kejujuran ini, kami ingin memberi contoh nyata bahwa kejujuran bisa dimulai dari hal-hal kecil,” tandasnya.

Dengan pendekatan sederhana namun sarat makna, Panen Kejujuran dinilai menjadi salah satu inovasi sosial Kecamatan Pakisaji yang mengedepankan integritas, kebersamaan, serta kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

Penulis : nes

Berita Terkait

Pesan Mahrus Soleh di Halal Bihalal TI Group: Kebersamaan dan Kesejahteraan
Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas
Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027
Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan
Mini Kompetisi E-katalog v.6 Mulai Diterapkan di Kabupaten Malang, Proyek Konstruksi Masuk Persaingan Ketat
Mini MRF TPA Paras Diresmikan, Kabupaten Malang Mulai Gerakan Perang Melawan Sampah

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 21:17 WIB

H+3 Lebaran, Arus Tol Malang Naik Signifikan, Polisi Perketat Jalur Wisata

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB