Dugaan Pungli Coreng Porprov Jatim IX di Malang, Benarkah Ada ‘Mafia’ di Balik Lapak Gratis UMKM?

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur di Kota Malang, yang seharusnya menjadi panggung kebangkitan ekonomi lokal dan pesta olahraga, kini dinodai dugaan pungutan liar (pungli). Praktik ini jelas mengkhianati semangat Porprov sebagai ajang pemberdayaan masyarakat.

Kabar tak sedap ini mencuat setelah beredarnya pesan WhatsApp yang mengindikasikan adanya penarikan biaya ke rekening pribadi untuk lapak UMKM, bahkan disertai pemaksaan sewa tenda dari pihak yang dicurigai sebagai ‘mafia tenda’.

Dalam pesan whatsApp yang beredar menyebutkan adanya pungutan Rp100.000 per tenda sampai acara bazar selesai. Dana ini disebut-sebut untuk “Bu CC” sebagai koordinator kebersihan di Polinema, dengan instruksi transfer ke rekening pribadi atas nama ‘SR’.

Tak hanya itu, untuk tenda juga diwajibkan sewa kepada ‘Bu CC’ sebesar Rp300.000, lengkap dengan larangan membawa tenda sendiri. Setelah itu, muncul penarikan tambahan Rp100.000 dengan alasan uang kebersihan.

Menyikapi dugaan ini, Wakil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Safriil M, atau akrab disapa Caping, menegaskan bahwa jika benar terjadi pungli, hal itu jelas bertentangan dengan kebijakan resmi yang sudah disepakati bersama.

“Pemerintah Kota Malang, DPRD, KONI, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Kopindag), serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) telah secara tegas menyatakan bahwa lapak untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sejumlah venue gratis tanpa biaya sepeser pun,” ujarnya pada Selasa (01/07/2025).

Menurutnya, komitmen untuk mendukung UMKM ini sudah sesuai instruksi Wali Kota Malang dan kesepakatan antara Pemkot Malang (Kopindag dan Disporapar), DPRD Kota Malang, serta KONI Kota Malang.

“Semua pelaku UMKM di event Porprov IX Jawa Timur, khususnya di venue Stadion Gajayana, GOR Ken Arok, dan Velodrome Sawojajar, tidak dipungut bayaran apapun, asalkan sudah mendaftar dan masih ada ketersediaan tempat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ada Pelarangan Wartawan Memotret Saat Sidang Pelanggaran Administratif di Bawaslu Kota Malang

Caping juga menjelaskan bahwa UMKM yang terdaftar di Asosiasi Pedagang Kaki Lima Malang (APKLIMA) dan KONI Kota Malang Bidang Sport Tourism berkesempatan mendapatkan tenda gratis, meski jumlahnya terbatas.

“Tenda, meja, kursi, dan lain-lain disediakan sendiri oleh peserta UMKM, kecuali UMKM yang terdaftar di APKLIMA dan KONI Kota Malang Bidang Sport Tourism mendapatkan tenda gratis,” jelasnya, menambahkan bahwa hanya tersedia 5 tenda gratis bagi yang belum memiliki.

Lebih lanjut, Caping menegaskan tidak ada monopoli penyewaan tenda, UMKM punya kebebasan penuh untuk menyewa tenda dari pihak manapun, bahkan boleh membawa sendiri.

“Tidak ada monopoli penyewaan tenda, dan UMKM berhak menyewa tenda di manapun, tidak harus ke satu orang,” tegas Caping.

Ia juga menekankan bahwa KONI Kota Malang, Kopindag, dan Disporapar tidak bekerja sama dengan pihak ketiga manapun terkait penarikan biaya.

“Kepada para pelaku UMKM di dalam venue Porprov, jika ada yang menarik pembayaran, berarti itu pemerasan dan pungli,” tandasnya.

Praktik pungli ini berpotensi besar memicu kekecewaan di kalangan pelaku UMKM, niat baik pemerintah daerah untuk memberdayakan mereka justru ternodai oleh oknum pencari keuntungan pribadi.

“Maka jika ada pihak-pihak yang menarik pembayaran, segera laporkan sebagai tindak pidana kejahatan!” serunya.

Caping berharap pihak penyelenggara dan penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan pungli ini. Para pelaku UMKM yang menjadi korban atau mengetahui adanya praktik pungli diimbau untuk segera melaporkan kejadian tersebut dengan bukti yang cukup.

“Melaporkan pungli bukan hanya demi kepentingan pribadi, melainkan untuk menjaga marwah Porprov Jatim IX dan memastikan dukungan terhadap UMKM berjalan sesuai harapan dam jika ada hal-hal yang belum jelas, silahkan menghubungi KONI Kota Malang bidang SPORT TOURISM, mbah Candra Mpu Gimblond 081337919056,” terang Caping.

Baca Juga :  Ribuan Gen Z di Malang Jelajahi Sejarah Sang Proklamator Dalam Ajang Soekarno Run 2025

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kota Malang, Baihaqi yang mengatakan pihak Disporapar Kota Malang tidak ada pungutan, selain itu pihaknya juga akan melakukan pengecekan.

“Dari kami Disporapar tidak melakukan pungutan pak, Konfirmasi lebih lanjut bisa ke diskopindag,” jawabnya melalui pesan singkat Whatsapp pada Rabu siang (02/07/2025).

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi tata kelola event besar agar pengawasan di lapangan benar-benar efektif dan tidak ada celah bagi oknum untuk melakukan praktik merugikan.

Penulis : Gus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Sumberejo Cup 2026 Digelar Dua Hari, Kades Amsori Optimistis Lahir Bibit Unggul Sepak Bola Pagak
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:15 WIB

Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:55 WIB

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:14 WIB

Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:17 WIB

Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:24 WIB

Akses Warga Selatan Malang Pulih, Jembatan Madakaripura Bantur Kembali Dibuka Usai Rusak Parah Akibat Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:08 WIB

Pengawasan Legislatif Dipertanyakan, Ketua Komisi III DPRD Malang Dinilai Tidak Tegas Sikapi Dugaan Fee Proyek di DPKPCK

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB