Bupati Malang Ajak Kader PKK Kuasai AI untuk Transformasi Bisnis dan Kesejahteraan Keluarga

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi saat diwawancara awak media

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi saat diwawancara awak media

Spread the love

 

Malang, pendooposatu.id – Bupati Malang H.M. Sanusi mendorong para kader PKK di Kabupaten Malang untuk mulai menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai langkah strategis meningkatkan ekonomi keluarga di era digital. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Workshop “Transformasi Bisnis dengan AI untuk Keluarga” di Pendopo Agung pada Selasa (18/11/2025).

Bupati Sanusi mengapresiasi antusiasme peserta dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.

“Saya sangat berterima kasih atas peran semua pihak dalam kegiatan ini. Semoga para peserta mendapatkan wawasan baru dan pemahaman yang lebih luas terkait pemanfaatan teknologi AI,” ujarnya.

Bupati Malang menyebut bahwa pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menghadapi persaingan ekonomi berbasis inovasi.

“Saya berharap materi yang disampaikan hari ini dapat membuat Bapak Ibu lebih cerdas dalam mengambil keputusan dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelas Abah Sanusi.

Ia menegaskan bahwa inovasi harus menghasilkan manfaat, bukan sekadar perubahan tanpa arah.

“Inovasi itu harus memberikan nilai tambah. Jika perubahan justru membawa dampak buruk, itu bukan inovasi. Karena itu sistem interaksi di desa harus mampu mengoptimalkan potensi yang ada untuk mendukung pembangunan,” tambahnya.

Sanusi juga menyoroti peran penting kader PKK dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, PKK harus semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kader PKK harus mulai melek digital. Digitalisasi sangat membantu penyebaran informasi dan mempermudah pelaksanaan program PKK di lapangan,” paparnya.

Ia berharap, melalui workshop ini, implementasi 10 Program PKK dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama di era modern.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanusi memaparkan contoh inovasi nyata yang muncul dari anak-anak muda di Kabupaten Malang. Salah satunya adalah pengembangan ayam kampung di Wajak yang mampu menghasilkan telur jauh lebih banyak dari biasanya.

“Potensi kecil pun bisa menjadi luar biasa jika dikelola dengan cara baru. Begitu juga dengan ternak kambing atau usaha lainnya. Dengan inovasi, hasilnya akan jauh lebih baik,” tutur Sanusi.

Sanusi juga mengingatkan kembali pesan Presiden Joko Widodo tentang tiga ciri masyarakat sejahtera: pintar, sehat, dan cukup secara ekonomi.

“Tidak cukup hanya pintar, tapi harus sehat. Tidak cukup sehat, tapi juga harus memiliki ekonomi yang memadai. Ketiganya harus saling melengkapi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hal ini selaras dengan firman Allah tentang keutamaan orang beriman dan berilmu.

“Mari kita didik anak-anak kita menjadi pintar dan berakhlak baik. Itu adalah investasi paling berharga,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Tim Penggerak PKK dari 33 kecamatan se-Kabupaten Malang, dan menjadi bagian dari rangkaian tiga workshop bertema transformasi bisnis yang diselenggarakan Pemkab Malang.

Penulis : nes

Berita Terkait

Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis
Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terbaru

Surat pernyataan Anton Apriansah secara tertulis (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:22 WIB

You cannot copy content of this page