Banjir 39 Titik di Kota Malang, BPBD Ungkap Penyebab Utama: Saluran Menyempit hingga Bangunan di Atas Sungai

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Pasca banjir 39 titik di Kota Malang, banyak bangunan porak poranda

Ket foto. Pasca banjir 39 titik di Kota Malang, banyak bangunan porak poranda

Malang,pendoposatu.id – Banjir yang merendam 39 titik di Kota Malang mengungkap persoalan serius pada tata kelola drainase kota. Setelah air surut, BPBD Kota Malang bersama sejumlah OPD teknis langsung meninjau lokasi terdampak untuk mengidentifikasi penyebab utama luapan yang masuk ke rumah-rumah warga.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan bahwa curah hujan ekstrem menjadi pemicu awal meningkatnya debit air di sebagian besar saluran.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kenaikan intensitas hujan mencapai 40 persen sehingga saluran yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah mendadak tidak mampu menampung volume air.

“Curah hujan sangat tinggi, naik 40 persen. Saluran akhirnya tidak bisa menampung,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Namun pemeriksaan lanjutan menemukan persoalan lain yang dinilai lebih krusial. Sejumlah OPD teknis menyoroti kawasan Purwodadi, salah satu titik yang mengalami banjir cukup berat.

Di area tersebut ditemukan bangunan warga berdiri tepat di atas jalur sungai maupun selokan sehingga ruang aliran air semakin menyempit.

“Lebih dari 10 tahun bangunan berdiri di situ, dan selokannya ada di bawahnya. Ruang air makin sempit dan aliran tidak lancar,” ungkap Prayitno.

Kondisi itu diyakini menjadi faktor kuat pemicu banjir berulang setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kota.

Sebagai langkah mitigasi, BPBD Kota Malang mengingatkan warga di zona rawan untuk memahami jalur evakuasi, menjaga dokumen penting, serta mengamankan kendaraan di lokasi lebih tinggi.

“Rute evakuasi harus betul-betul dipahami. Dokumen dan kendaraan sebaiknya diamankan agar tidak menambah kerugian bila banjir terulang,” pesannya.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden banjir kali ini.

“Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa,” tegasnya.

Hasil temuan di lapangan memperkuat kebutuhan penataan ulang drainase dan penindakan bangunan liar di sempadan sungai sebagai langkah jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir di Kota Malang.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Balaikota Malang Berlangsung Ricuh

Penulis : nes

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru