Kebijakan Pro Perempuan dan Anak Jadi Program Yang Akan Ditingkatkan Paslon ABADI

- Redaksi

Rabu, 23 Oktober 2024 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PENDOPOSATU.ID, Kota Malang – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Malang nomor urut 3, Abah Anton – Dimyati Ayatulloh (ABADI) menjadi Paslon yang juga fokus dan punya kebijakan yang pro terhadap perempuan dan anak.

Hal itu disampaikan Dimyati Ayatulloh, dalam sebuah diskusi bersama para calon Wakil Walikota lainnya. Ia menjelaskan, bahwa kebijakan yang pro terhadap perempuan dan anak tentunya tak bisa dinafikan.

“Sebab, kemajuan sebuah daerah tak bisa lepas dari peran perempuan. Untuk itulah, potensi perempuan ini menjadi hal yang harus didukung dan dikelola dengan baik agar mampu berperan serta memberikan kontribusi positif dalam kemajuan daerah” ujar Dimyati, Rabu (23/10/2024)

Lebih dari itu, Mas Dim sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa perempuan mempunyai peran yang vital dalam pembangunan dan menjadi bagian dari pilar negara.

“Dari rahim para perempuan ini lahir sosok pemimpin maupun generasi penerus bangsa” kata Mas Dim

Selain itu, para perempuan ini mempunyai jasa yang besar dalam harmonisasi keluarga dan juga menjadi pendidik utama dan pertama bagi para anak-anak.

Pihaknya meyakini, bahwa dalam pemerintahan yang berjalan selama ini tentunya ada sebuah kebijakan yang memang pro terhadap perempuan maupun anak.

Untuk itu, program yang ada akan terus dilanjutkan dan bahkan dilakukan peningkatan agar dapat semakin dirasakan manfaatnya.

“Program-program yang ada akan terus kami lanjutkan. Perlunya sustainability. Jika program terputus-putus, maka justru akan mengulang lagi dari awal. Apa yang sudah baik kita lanjutkan,” ucapnya

Lebih kongkrit, kebijakan pro perempuan dan anak diterjemahkan Paslon dalam berbagai aspek, baik sektor kesehatan, pendidikan, sektor ekonomi hingga penyediaan sarana dan prasarana umum yang mendukung kebijakan pro perempuan dan anak.

Dalam sektor kesehatan, isu kesehatan perempuan, stunting dan berbagai hal lainnya akan diupayakan untuk bagaimana dilakukan penanggulangan melalui program-program strategis.

“Maka, program yang sudah berjalan ini akan lebih dimaksimalkan lagi. Misalnya jemput bola pasien untuk memberikan tindakan yang cepat. Intinya, memastikan masyarakat Kota Malang hidup nyaman dan tercover semua kebutuhannya. Sehingga ibu dan anak akan terayomi,” ungkapnya

Dalam sektor ekonomi, tentunya pemberdayaan perempuan akan digencarkan. Pelatihan-pelatihan melalui lembaga terkait, hingga melibatkan PKK menjadi satu hal yang akan dilakukan. Fasilitasi dalam kemudahan proses perizinan usaha dan hal lainnya akan mendukung dalam pemberdayaan ekonomi kaum ibu atau perempuan.

“Para emak-emak membutuhkan sesuatu yang simpel terayomi oleh pemerintah,” paparnya.

Dalam sektor pendidikan, berbagai program strategis akan disiapkan. Memberikan pendidikan terbaik untuk anak di Kota Malang menjadi satu hal yang juga jadi prioritas Abadi. Selain dengan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, hal ini juga dilakukan dengan mendorong kompetensi para guru agar dalam pembelajaran semakin berkualitas.

Sementara itu, dalam hal penyediaan fasilitas umum, tentu Kota Malang telah banyak memiliki fasilitas yang memadai. Apalagi, Abah Anton saat menjadi Walikota periode 2013-2018 lalu telah banyak membenahi fasilitas umum yang ada, seperti halnya taman maupun tempat-tempat potensial yang menjadi lokasi wisata.

Ini banyak memanjakan pasangan keluarga, utamanya anak.

“Kemarin ada pasangan yang berkunjung ke RTH, membawa dua putrinya. Setelah kami tanya mereka memang sengaja mengajak anaknya untuk rekreasi” terangnya

“Kita tak hanya belajar bagaimana menata, bagaimana semua aspek nyaman. Pasar pun bisa jadi wisata, sehingga semua terpenuhi,” pungkasnya

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Wisuda UIBU Malang ke-43 Sebanyak 941 Peserta Program Sarjana (S1) Dan Magister (S2)
Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3
Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum
Lacak Legalitas Jemput Paksa Oleh Ormas: Restu Pejabat, Aksi Doxing, Dan Bumerang Pidana
Hargai Karya Aremania, Deretan Band Legendaris Batal Manggung di Festival Mbois 11

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:14 WIB

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 11:44 WIB

Tak Terima Somasi Pengacara, Abdul Qodir Lapor Pencemaran Nama Baik

Jumat, 18 September 2026 - 10:57 WIB

Proses Penjaringan Bacalon Ketum KONI Kota Blitar Diwarnai Ricuh

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Jelang Musorkotlub, Rangkap Jabatan KONI Kota Blitar Jadi Sorotan

Kamis, 17 September 2026 - 18:18 WIB

Satlantas Polres Pasuruan Bagikan Hadiah Dalam Tangka HUT Polantas

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 20:28 WIB

63 Pedagang Somasi Abdul Qodir, Dana Swadaya Pasar Karangploso Dipertanyakan?

Senin, 14 September 2026 - 19:27 WIB

Gudang Material di Singosari Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru

Hadi Wiyono alias Pak Dur saat mendatangi Polres Malang didampingi kuasa hukumnya (Foto: bgs pendoposatu.id)

Hukum

Polemik Bendungan Lahor, Pak Dur Jadi Tersangka

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:14 WIB

You cannot copy content of this page