Malang, pendoposatu.id – Inspektorat Daerah Kabupaten Malang mengaku telah mengetahui adanya isu dugaan perselingkuhan yang menyeret seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial ADK, yang disebut-sebut saat ini bertugas sebagai ajudan Bupati Malang, dengan seorang perempuan yang juga berstatus ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.
Namun demikian, hingga saat ini Inspektorat Daerah Kabupaten Malang belum memperoleh informasi mengenai adanya laporan resmi yang masuk terkait persoalan tersebut. Plt Inspektur Daerah Kabupaten Malang, Hendrawan Arrie Mahardhika, menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti dugaan kejadian abnormal tersebut apabila terdapat laporan resmi yang disampaikan kepada Inspektorat.
“Intinya, Inspektorat sudah mengetahui permasalahan atau isu tersebut, kalau soal laporan, saya belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut, karena belum ada dimeja saya” ujar Hendrawan, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Menurutnya, mekanisme pemeriksaan dan tindak lanjut baru dapat dilakukan secara lebih konkret setelah adanya laporan maupun pengaduan yang masuk sesuai prosedur yang berlaku. “Kalau memang ada laporan, tentu kami siap menindaklanjuti permasalahan tersebut,” tegasnya.
Isu dugaan perselingkuhan tersebut belakangan menjadi perhatian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. ADK disebut-sebut menjabat sebagai ajudan Bupati Malang, sedangkan perempuan yang dikaitkan dalam isu tersebut merupakan rekan sesama ASN dan saat ini bertugas di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang.
Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas informasi dan isu yang memerlukan pembuktian serta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Inspektorat Kabupaten Malang menegaskan akan menjalankan kewenangannya sesuai mekanisme apabila laporan resmi terkait persoalan tersebut diterima.
Sikap Inspektorat ini sekaligus membuka peluang dilakukannya penelusuran terhadap dugaan pelanggaran disiplin maupun ketentuan yang mengatur perilaku ASN, apabila nantinya terdapat pengaduan resmi dan bukti awal yang dapat ditindaklanjuti.
Di waktu yang sama, pendoposatu.id mengklarifikasi oknum ajudan berinisial ADK menurutnya berita yang sudah tersebar itu dipastikan tidak benar. “Karena saya tidak memiliki hubungan asmara dengan siapapun kecuali istri” katanya dalam via chat WA, Kamis (3 September 2026).
Inisial SM yang di maksud, saya belum mengetahui, sedangkan Pelapor (suami) juga saya belum mengetahui. “Saya akan segera komunikasi dan bertemu dengan suami (pelapor), serta inisial (SM) yang di maksud, agar informasi yang tersebar segera di luruskan karena kejadian tersebut membuat nama baik saya tercemar meskipun itu hanya masih sebatas dugaan” ujarnya.
ADK juga menambahkan “update terakhir kami sudah komunikasi dengan salah satu keluarga SM, dan memastikan inisial SM dan juga suami (Pelapor) tidak melakukan laporan kepada Inspektorat serta SM tidak kenal dengan saya” ungkapnya.(Dir)












