Bakorwil Malang Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, Saat Memberikan Sambutan Acara Bimtek Di Hotel Grand Mercure Malang (Foto: bgs Pendoposatu)

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, Saat Memberikan Sambutan Acara Bimtek Di Hotel Grand Mercure Malang (Foto: bgs Pendoposatu)

Spread the love

MALANG, Pendoposatu.id – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar, mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayah Bakorwil Malang memperkuat kolaborasi dan gotong royong lintas sektor sebagai kunci percepatan penurunan stunting. Menurutnya, stunting merupakan persoalan pembangunan sumber daya manusia yang hanya dapat diselesaikan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, bukan semata menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Asep saat membuka sekaligus menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting bagi Kabupaten/Kota se-Bakorwil Malang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Hotel Grand Mercure Malang, Selasa (14:Juli 2026). Dalam kesempatan tersebut, Asep menyampaikan materi mengenai Peran Bakorwil dalam Program Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten/Kota.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Bappeda, Dinkes, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Sosial (Dinsos), TP PKK, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dari seluruh kabupaten/kota di wilayah kerja Bakorwil Malang. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jatim, Kepala Bappeda Kabupaten Blitar, UNICEF Regional Jatim, serta akademisi dari Poltekkes Kemenkes Surabaya, Poltekkes Kemenkes Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Dalam sambutannya, Asep menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Salah satu implementasinya adalah percepatan penurunan stunting melalui berbagai intervensi yang menyasar ibu hamil, bayi, dan balita pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, di balik itu terdapat kualitas sumber daya manusia, produktivitas, daya saing daerah, hingga masa depan bangsa. Oleh karena itu, pencegahan stunting harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Asep.

Menurut Asep, Pemprov Jatim telah menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah melalui implementasi Nawa Bhakti Satya, khususnya pada pilar Jatim Sehat. Berbagai program penguatan gizi, pelayanan kesehatan, pemberdayaan keluarga, hingga edukasi kepada remaja, calon pengantin, ibu hamil, dan balita terus diperkuat secara berkelanjutan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting tidak dapat dicapai hanya melalui intervensi kesehatan. Berbagai faktor seperti sanitasi layak, akses air bersih, ketahanan pangan keluarga, pendidikan, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari intervensi sensitif yang harus berjalan secara terpadu.

“Seluruh OPD memiliki peran strategis sesuai kewenangannya masing-masing. Bappeda, Dinkes, DPMD, Dinsos, TP PKK, Pemdes, perguruan tinggi hingga dunia usaha harus bergerak dalam satu irama agar setiap intervensi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi koordinasi pembangunan kewilayahan, Bakorwil Malang akan terus memperkuat sinergi antara Pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mengawal implementasi program percepatan penurunan stunting di daerah.

Asep menilai Bimtek ini merupakan forum strategis untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. Selain memperkuat pemahaman mengenai intervensi spesifik dan sensitif, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi praktik terbaik (best practice) dari daerah yang berhasil menurunkan angka stunting agar dapat direplikasi di wilayah lain. Tujuan akhirnya adalah memperkuat koordinasi, dukungan program dan penganggaran, serta melahirkan solusi nyata bagi percepatan penurunan stunting di kabupaten/kota wilayah Bakorwil Malang.

Asep mengajak seluruh peserta menjadikan Bimtek ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan kebijakan dan program yang lebih terintegrasi. “Keberhasilan menurunkan stunting adalah keberhasilan kita membangun masa depan Jatim. Mari kita satukan langkah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. Inilah investasi terbaik bagi kemajuan daerah dan bangsa,”tutup Asep dalam sambutannya.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Hms Bakorwil Malang

Berita Terkait

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3
Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan
DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif
Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN
Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?
Fokus Kompetensi Dan Kolaborasi, Malang Migrant Center Ubah Paradigma Pekerja Migran Indonesia
Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong
Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Bakorwil Malang Dorong Perpustakaan Naik Kelas Berbasis INLIS Lite 3.3

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Rampungkan Struktur Ranting PDIP Kota Malang Beri Panggung Gen Z Jadi Subjek Perubahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:09 WIB

DPRD Malang Desak Pembenahan JKN, 33 Persen Warga Belum Terlindungi Secara Aktif

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Tanah Mangkrak 17 Tahun: Legal Tanrise Klaim SP1, BPN Ngaku Masih Mencari Berkasnya?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Damkar Pasuruan Evakuasi Ular Piton di Warkop Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bakorwil Malang Semarakkan HUT ke-81 RI Lewat Jalan Sehat, Perkuat Kebersamaan Dan Semangat Gotong Royong

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Kavacha Attorneys at Law Hadir di Brawijaya Jurist Career Expo 2026, Buka Ruang bagi Generasi Baru Profesi Hukum

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza (Foto: bgs pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Komisi I DPRD Kabupaten Malang Desak Roadmap Atasi Krisis 3.179 ASN

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:02 WIB