DLH Pasuruan Kucurkan Rp.15,2 M Untuk Atasi Krisis Sampah 2026

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Spread the love

PASURUAN, pendoposatu.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan memprioritaskan penanganan krisis sampah pada tahun 2026 dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp.15,2 miliar dari APBD. Dana tersebut difokuskan untuk pengadaan insinerator di 4 kecamatan serta pengembangan fasilitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, M. Nurkholis, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya strategis Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks dan mendesak.

“Proyek ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan lingkungan dan mengurangi timbunan sampah secara terintegrasi,” ujar Nurkholis saat dikonfirmasi pendoposatu.id, Senin (13 April 2026).

Ia menjelaskan, pengadaan insinerator menjadi prioritas utama untuk mempercepat proses pengolahan sampah di wilayah padat penduduk. Dua unit insinerator direncanakan akan ditempatkan untuk melayani empat kecamatan yang selama ini mengalami tekanan volume sampah cukup tinggi.

Selain itu, DLH juga akan melakukan pengembangan TPA Wonokerto guna meningkatkan kapasitas dan fungsi pengolahan sampah. Pengembangan ini diarahkan agar sistem pengelolaan di TPA menjadi lebih modern dan ramah lingkungan, sekaligus mampu menekan dampak pencemaran.

Tak hanya berfokus pada infrastruktur, DLH Kabupaten Pasuruan juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah terpadu. Program ini mencakup pengendalian pencemaran dari limbah rumah tangga maupun industri, serta mendorong gerakan pengurangan sampah berbasis masyarakat.

“Inovasi dan keterlibatan masyarakat, termasuk peran pemuda peduli sampah, menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ini,” pungkasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Pasuruan berharap mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya.(Dul)

Penulis : Dul

Berita Terkait

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya
Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang
Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi
‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta
Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung
Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027
Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page