Malang, pendoposatu.id – Arus lalu lintas di sejumlah gerbang tol wilayah Kabupaten Malang mengalami peningkatan signifikan pada H+3 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026). Lonjakan volume kendaraan dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa libur Lebaran untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di kawasan Malang Raya.
Berdasarkan data Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam dua hari terakhir, yakni 21 hingga 22 Maret 2026, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Kabupaten Malang tercatat mengalami kenaikan cukup tinggi. Pada 21 Maret 2026 jumlah kendaraan keluar tercatat sebanyak 22.293 unit, kemudian meningkat menjadi 30.871 unit pada 22 Maret 2026 atau mengalami kenaikan sekitar 38 persen.
Peningkatan arus kendaraan keluar tertinggi terjadi di Gerbang Tol Karanglo yang mengalami lonjakan dari 15.566 kendaraan menjadi 21.902 kendaraan. Selanjutnya di Gerbang Tol Lawang tercatat meningkat dari 3.639 kendaraan menjadi 4.958 kendaraan, serta Gerbang Tol Pakis dari 3.088 kendaraan menjadi 4.011 kendaraan.
Tidak hanya kendaraan keluar, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang juga mengalami peningkatan signifikan. Data menunjukkan kendaraan masuk naik dari 24.043 unit pada 21 Maret 2026 menjadi 32.413 unit pada 22 Maret 2026 atau meningkat sekitar 34 persen.
Lonjakan kendaraan masuk tertinggi juga terjadi di Gerbang Tol Karanglo yang meningkat dari 16.846 kendaraan menjadi 22.446 kendaraan. Disusul Gerbang Tol Pakis dari 3.801 kendaraan menjadi 5.419 kendaraan, serta Gerbang Tol Lawang dari 3.396 kendaraan menjadi 4.548 kendaraan.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menegaskan bahwa peningkatan volume kendaraan pada H+3 Lebaran merupakan bagian dari pola pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berwisata bersama keluarga.
“Terjadi peningkatan signifikan arus kendaraan pada H+3 Lebaran, khususnya kendaraan yang mengarah ke kawasan wisata seperti Kota Batu serta jalur menuju destinasi pantai selatan Malang,” ujar AKP Chelvin saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, Polres Malang telah mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dengan menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, terutama di jalur exit tol, persimpangan utama, serta akses menuju kawasan wisata favorit masyarakat.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman. Pengamanan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026,” tegasnya.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan libur Lebaran.
Polres Malang juga mengingatkan para pengendara untuk mengantisipasi kepadatan di jalur wisata, khususnya menuju Kota Batu dan kawasan pantai selatan yang menjadi destinasi favorit wisatawan selama masa libur Idul Fitri.
Salah satu wisatawan asal Surabaya, Eko (52), mengaku merasa terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan saat melintas melalui exit tol Singosari menuju Kota Batu.
“Perjalanan relatif lancar meskipun arus kendaraan cukup ramai. Kehadiran petugas yang sigap mengatur lalu lintas membuat kami merasa lebih aman dan nyaman saat menuju lokasi wisata,” ungkapnya.
Polres Malang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode libur Lebaran, sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan maupun berwisata di wilayah Malang Raya.
Penulis : nes










