Ramadan di MAN 1 Gondanglegi: 900 Siswa Khataman Al-Qur’an Setiap Hari, Perkuat Karakter Religius

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Malang Gondanglegi, Ahmad Musthofa

Ket foto. Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Malang Gondanglegi, Ahmad Musthofa

Malang, pendoposatu.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Malang di Kecamatan Gondanglegi terus memperkuat pendidikan karakter religius bagi para siswanya selama bulan suci Ramadan. Berbagai program keagamaan dijalankan secara intensif untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan spiritualitas yang kuat.

Kepala Sekolah MAN 1 Malang, Ahmad Mustofa, mengatakan bahwa selama Ramadan pihak sekolah menggelar sejumlah kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh siswa. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual di lingkungan madrasah.

“Selama bulan Ramadan kami menjalankan berbagai program keagamaan untuk membentuk karakter religius siswa. Salah satu kegiatan utama adalah khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap hari,” ujar Ahmad Mustofa saat mendampingi Bupati Malang HM Sanusi dalam kegiatan santunan anak yatim piatu oleh pengusaha dari PT ACA di lingkungan MAN 1 Malang, Gondanglegi. Sabtu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan khataman Al-Qur’an dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh siswa. Dengan jumlah siswa sekitar 900 orang, kegiatan tersebut mampu menghasilkan khataman Al-Qur’an hingga beberapa kali dalam satu waktu.

“Jumlah siswa kami sekitar 900 anak. Setiap siswa membaca satu halaman Al-Qur’an. Jadi sekali duduk itu bisa khatam tiga kali. Kegiatan ini dilakukan setiap hari setelah salat dhuha di masjid sebelum siswa masuk kelas,” jelasnya.

Selain khataman Al-Qur’an, MAN 1 Gondanglegi juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pembinaan karakter selama Ramadan. Program tersebut meliputi hafalan Al-Qur’an, penguatan mental spiritual siswa, hingga pembinaan pengembangan bakat di bidang akademik maupun non-akademik.

Menurut Ahmad Mustofa, madrasah yang dipimpinnya juga memiliki sejumlah program unggulan untuk mengembangkan potensi siswa. Di antaranya kelas bakat istimewa dan kelas cerdas istimewa, program tahfidz Al-Qur’an, serta berbagai program pengembangan prestasi siswa.

Baca Juga :  16 Siswa dan 2 Guru MTS di Kepanjen Dilarikan ke RSUD Kanjuruhan, Diduga Alami Keracunan Makanan

Tidak hanya fokus pada bidang akademik, MAN 1 Gondanglegi juga mendorong prestasi siswa di bidang olahraga. Beberapa cabang olahraga bahkan berhasil menorehkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Untuk non-akademik, olahraga juga menjadi salah satu unggulan kami. Beberapa waktu lalu tim futsal kami berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Mustofa menambahkan bahwa berbagai kegiatan keagamaan yang dikemas dalam Pekan Islami rutin digelar setiap tahun. Program tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius dan berprestasi.

“Melalui kegiatan Pekan Islami ini kami berharap nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, serta semangat berprestasi dapat terus tumbuh dalam diri para siswa,” katanya.

Ia juga berharap sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat penting untuk mendukung kegiatan sosial seperti santunan anak yatim serta pembinaan karakter generasi muda di lingkungan pendidikan.

“Ke depan kami berharap kerja sama antara sekolah, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat terus terjalin sehingga kegiatan-kegiatan positif seperti santunan anak yatim dan pembinaan karakter siswa dapat terus berkembang,” pungkas Ahmad Mustofa.

Penulis : nes

Berita Terkait

Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah Di Kabupaten Malang, Baru 20 SD Lolos Verifikasi Awal
Gukyuk Cilik 2026 Resmi Terpilih, Wabup Mimik Dorong Generasi Muda Jadi Duta Promosi Wisata Sidoarjo
Kadisdik Jatim : Masalah Pendidikan Termasuk MBG, Bisa Dibahas JMSI Jatim
Wisuda 398 Siswa Shirothul Fuqoha’ Jadi Momentum Cetak Generasi Religius dan Siap Hadapi Era Digital
Relokasi TPS Kaliwaron Jadi Prioritas, Bakorwil Dorong Lingkungan Belajar SMKN 5 Surabaya Lebih Sehat
Disdik Malang Evaluasi SDN 3 Toyomarto Singosari yang Hanya Miliki 45 Siswa, Bupati Tegaskan Tak Ada Keputusan Tergesa-gesa
Iklan Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau Kabupaten Pasuruan
FSGI Dorong Pemerintahan Baru Lanjutkan Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Di Satuan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:22 WIB

Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:24 WIB

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:38 WIB

Sekda Malang Dorong Desa Pujiharjo Jadi Desa Wisata, Hilirisasi Produk Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:20 WIB

Bakorwil Malang Raih Apresiasi DPRD Jatim, Penyelesaian Aset BMD Berhasil Tanpa Pendekatan Represif

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:56 WIB

Jalan Sutojayan–Wonokerso Jadi Prioritas Rehabilitasi DPUBM

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:54 WIB

Disperindag Kabupaten Malang Percepat Revitalisasi Pasar Lewat APBN

Berita Terbaru