Ribuan Gen Z di Malang Jelajahi Sejarah Sang Proklamator Dalam Ajang Soekarno Run 2025

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Sebanyak 2.100 peserta yang didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z, berpartisipasi dalam ajang Soekarno Run 2025 di Malang untuk peringati ‘Bulan Bung Karno’. Acara ini memberikan makna baru pada pesan historis Bung Karno, “Jas Merah” (Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah), dengan mengubahnya menjadi kegiatan yang relevan dan menyenangkan bagi anak muda.

Para peserta Soekarno Run 2025 berlari menelusuri jejak-jejak historis Sang Proklamator, menyusuri rute yang dipenuhi dengan situs-situs penting yang terkait dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme ditransformasikan ke generasi muda dengan cara yang interaktif dan dinamis. Soekarno Run 2025 menunjukkan bahwa warisan sejarah dapat terus dihidupkan dan dihargai oleh generasi baru dengan pendekatan yang inovatif.

Mengusung Fun Run Berlari di Atas Kaki Sendiri, acara ini jauh dari kesan formal dan kaku. Panitia yang didominasi anak muda sukses mengubah peringatan “Bulan Bung Karno” menjadi festival lari yang dinamis dan penuh energi.

Lomba lari 5 kilometer ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sebuah pernyataan, sejarah adalah bagian dari identitas masa kini.
Strategi Cerdas Merangkul Generasi Baru.

Andreas Eddy Susetyo, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang hadir dalam kegiatan ini sangat mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Dalam momen tersebut Ia turut mendorong agar Soekarno Run dapat digelar setiap tahun.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini bisa menjadi ajang tahunan untuk memperingati Bulan Bung Karno dengan lebih meriah dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Andreas.

Sementara Sri Untari Bisowarno, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menyebut bahwa kegiatan ini sengaja dirancang menyesuaikan tren generasi milenial dan Gen Z.

Baca Juga :  Polresta Malang Kota Siap Amankan Idul Adha 1446 H dan Libur Panjang

“Penduduk Indonesia 65 persennya adalah generasi milenial dan Gen Z. Jadi kegiatan yang kita selenggarakan harus menyesuaikan tren mereka,” jelasnya mengonfirmasi bahwa cara terbaik untuk mendekati anak muda adalah dengan masuk ke ruang-ruang yang mereka gemari, salah satunya adalah Fun Run.

Sri Untari mengutip pesan legendaris Bung Karno, Berikan aku 10 pemuda, akan kuguncang dunia, yang terasa begitu relevan di tengah gelora semangat ribuan pelari muda yang memadati jalanan Kota Malang.

Melalui Kegiatan Soekarno Run 2025, pihaknya ingin mengajak gemerasi muda menelusuri literasi perjuangan Bung Karno, dari Surabaya hingga Blitar.

Untari menegaskan pesan Jas Merah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Menurutnya Inisiasi Soekarno Run 2025 ini adalah bagian dari upaya mentransformasikan semangat perjuangan ke generasi penerus.

Ditempat yang sama, Ketua panitia Soekarno Run 2025, Ganis Rumpoko, tak menyangka antusiasme warga Malang Raya akan meledak sejauh ini. Target awal 1.000 peserta habis hanya dalam tiga hari, memaksa panitia membuka kuota tambahan yang langsung ludes.

“Sampai sekarang itu masih banyak yang minta kuota tambahan,” ungkap Ganis.

Ganis mengungkapkan event Soekarno Run 2025 digelar adalah dalam rangka bulan Bung Karno yang digagas oleh PDI Perjuangan yang digarap sama muda-mudinya dan kegiatannya terbuka untuk umum.

“Ini event dalam rangka bulan Bung Karno yang digagas sama PDI Perjuangan, namun digarap sama muda-mudinya, jadi memang untuk menyambut bulan Bung Karno,” ungkapnya.

Rute lari pun dipilih dengan cermat, dimulai dari Tugu Kota Malang, rute ini menurut Ganis dirancang untuk “menyusuri sejarah” dengan melewati titik-titik ikonik kota.

“Ya tentu kita mengangkat nilai-nilai historis, karena tajuknya adalah Soekarno Run, jadi kita melewati daerah-daerah yang mungkin punya nilai historis buat kota Malang itu sendiri salah satunya Tugu Kota Malang,” bebernya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Ajak Komcab Pemuda Katolik Berkolaborasi untuk Kebijakan Inklusif Kota Malang

Melihat respons positif ini, ada kemungkinan Soekarno Run akan menjadi agenda tahunan yang lebih besar, mungkin dengan jarak tempuh yang lebih menantang.

“Kalau melihat antusiasnya Semoga kalau memang fun ini berjalan lancar, sukses, mendapat sambutan positif, bisa diadakan di tiap tahun,” pungkasnya.

Penulis : Gus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Sumberejo Cup 2026 Digelar Dua Hari, Kades Amsori Optimistis Lahir Bibit Unggul Sepak Bola Pagak
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:15 WIB

Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:55 WIB

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:14 WIB

Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:17 WIB

Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:24 WIB

Akses Warga Selatan Malang Pulih, Jembatan Madakaripura Bantur Kembali Dibuka Usai Rusak Parah Akibat Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:08 WIB

Pengawasan Legislatif Dipertanyakan, Ketua Komisi III DPRD Malang Dinilai Tidak Tegas Sikapi Dugaan Fee Proyek di DPKPCK

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB