Kendala Pembuatan KTP di Kabupaten Malang: Blangko Tidak Mencukupi

- Redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang Harry Setia Budi saat ditemui awak media

Ket foto. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang Harry Setia Budi saat ditemui awak media

 

Malang pendoposatu.id – Kabupaten Malang menghadapi kendala dalam pemenuhan kebutuhan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Malang, Harry Setia Budi, menyebutkan bahwa penyebab utama adalah kurangnya alokasi blangko KTP dari pemerintah pusat.

“Setiap hari, kebutuhan blangko KTP di Kabupaten Malang mencapai sekitar 1.000. Namun, kami hanya menerima alokasi sebanyak 4.000 blangko untuk dua minggu. Jelas sekali jumlah ini sangat tidak mencukupi,” ujar Harry.

Meski sejak setahun terakhir layanan cetak KTP sudah tersedia di kecamatan, termasuk mesin cetak, komputer, tinta, dan operator, kendala utama tetap terletak pada ketersediaan blangko. “Semuanya sudah lengkap di kecamatan, hanya blangkonya yang kurang. Akibatnya, warga yang membutuhkan KTP harus bersabar hingga alokasi tambahan diberikan,” tambahnya.

Harry menjelaskan bahwa layanan pindah domisili kini sudah bisa dilakukan secara online melalui WhatsApp, bahkan jika warga berada di luar daerah. Namun, untuk pembuatan KTP, prosesnya tetap harus dilakukan secara offline. Hal ini dikarenakan pencetakan KTP fisik hanya bisa dilakukan di kantor Dinas Dukcapil atau Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Pembuatan KTP memerlukan proses perekaman data seperti sidik jari dan foto. Proses ini sebenarnya bisa dilakukan di kecamatan, tapi untuk pencetakan tetap harus dilakukan di pusat layanan karena keterbatasan blangko,” jelas Harry.

Dukcapil Kabupaten Malang berharap pemerintah pusat dapat menambah alokasi blangko KTP agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Harry juga mendorong warga untuk memanfaatkan layanan yang sudah tersedia di kecamatan guna mempercepat proses perekaman data, sehingga saat blangko tersedia, pencetakan KTP bisa dilakukan dengan lebih efisien.

Dengan kendala yang ada, kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan dokumen kependudukan warga Kabupaten Malang dapat terpenuhi.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Malang Tegaskan Komitmen: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Turun di 2026

Penulis : Nes

Editor : Red

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:43 WIB

Propam Polres Pasuruan Sikat Disiplin Anggota, Lima Personel Terjaring Operasi Gaktiblin

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB