DPRD Kota Malang Apresiasi Semangat Warga Kota Lama dalam Gelar Karnaval Budaya

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Tampil anggun dengan balutan busana tradisi, penari muda RW 02 Kotalama memukau penonton dalam Karnaval Budaya 2025 yang memadukan seni Jawa, Madura, dan Bali di Kota Malang.

Keterangan Foto : Tampil anggun dengan balutan busana tradisi, penari muda RW 02 Kotalama memukau penonton dalam Karnaval Budaya 2025 yang memadukan seni Jawa, Madura, dan Bali di Kota Malang.

PENDOPOSATU.ID, KOTA MALANG – Suasana meriah menyelimuti Jalan Kebalen Wetan Gang VI, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, pada Sabtu (13/9).

Karnaval Budaya yang diinisiasi Gerakan Muda-Mudi RW 02 Kotalama kembali digelar dan berhasil menyedot perhatian warga.

Ajang tahunan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus pelestarian seni budaya lokal, dengan melibatkan warga dari 18 RT di wilayah tersebut.

Anggota komisi C Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Nurul Faridawati, mengaku bersyukur atas semangat masyarakat yang selalu tinggi.

“Alhamdulillah, tiap tahun kami konsisten menggelar acara seni budaya ini. Tujuannya untuk mengapresiasi generasi muda yang antusias, sekaligus menjaga warisan budaya di Kota Malang, khususnya di RW 02,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Tahun ini, karnaval menghadirkan keunikan tersendiri dengan kolaborasi seni Jawa, Madura, hingga Bali dalam satu panggung pertunjukan.

Identitas tersebut mencerminkan keberagaman warga RW 02 yang mayoritas berasal dari keturunan Madura, namun tetap berbaur dengan tradisi lokal.

“Kami padukan tari Jawa dan Madura agar budaya ini tidak punah. Meski tinggal di Malang, adat dan tradisi tetap kami lestarikan,” tambah Nurul sekaligus ketua RW 02 itu.

Sebanyak 12 grup kesenian tampil memeriahkan acara, mulai dari tari Madura, nyanyian tradisional, hingga kolaborasi atraksi Jawa-Bali.

Meski jumlah peserta lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang bisa mencapai 18 grup, antusiasme warga tetap membara.

Untuk memastikan partisipasi, setiap RT diwajibkan mengirimkan wakil dan hampir semua ikut serta dengan penuh semangat.

Selain sajian budaya, karnaval juga diramaikan dengan pasar UMKM lokal. Sebanyak 53 pelaku usaha ikut serta, meski sebagian lainnya terpaksa ditolak karena keterbatasan lokasi.

Nurul menegaskan, sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan UMKM menjadi hal penting yang terus didorong.

Baca Juga :  Rilis Akhir Tahun, Kapolresta Malang Kota : Tahun 2023 Terjadi Peningkatan Perkara

“Event seperti ini selalu kami sinergikan dengan UMKM. Ini sejalan dengan arahan pusat, termasuk dari Pak Prabowo dan Pak Moreno, agar ekonomi rakyat terus bergerak,” terangnya.

Dengan kemeriahan dan keterlibatan masyarakat yang begitu besar, Karnaval Budaya RW 02 Kotalama diharapkan menjadi ikon tahunan yang bukan hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Penulis : Yoen

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polresta Malang Kota Perketat Ramp Check Bus dan Angkutan Umum
Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis
Hari PMI 2025: The Alana Hotel Malang Gelar Donor Darah, Jumlah Peserta Membludak
APBD Kota Malang Susut, DPRD Ingatkan Bahaya Ketergantungan pada Dana Transfer
Fokus Pendidikan dan Revitalisasi Pasar Besar, DPRD Kota Malang Bahas Perubahan APBD 2025
Piala Wali Kota Malang 2025: Equestrian Jadi Wajah Baru Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif
PHRI Kota Malang Gelar Turnamen Futsal 2025, Disporapar Kota Malang: Lebih dari Sekadar Olahraga
Family Corner Masjid Jadi Pusat Ketahanan Keluarga, Malang Jadi Percontohan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:15 WIB

Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:55 WIB

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:14 WIB

Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:17 WIB

Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:24 WIB

Akses Warga Selatan Malang Pulih, Jembatan Madakaripura Bantur Kembali Dibuka Usai Rusak Parah Akibat Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:08 WIB

Pengawasan Legislatif Dipertanyakan, Ketua Komisi III DPRD Malang Dinilai Tidak Tegas Sikapi Dugaan Fee Proyek di DPKPCK

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB