Malang, pendoposatu.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Desa ini berhasil masuk dalam jajaran 20 besar terbaik Lomba Solidaritas Aman Keluarga Rukun Tetangga (SAK-RT) 2025, sebuah ajang bergengsi yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang untuk memperkuat ketahanan sosial dan semangat gotong royong di tingkat akar rumput.
Camat Singosari, Wellem, S.Sos., menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Desa Pagentan menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam membangun solidaritas dan kemandirian sosial.
“Kami bersyukur Desa Pagentan bisa masuk 20 besar terbaik. Ini menunjukkan semangat dan kesiapan masyarakat dalam membangun ketangguhan di tingkat RT. Ke depan, kami akan terus bersinergi agar seluruh RT di Singosari semakin kuat dan berdaya,” ungkap Wellem di Desa Sukoanyar Wajak, Kamis (16/10/2025).
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa capaian Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, yang berhasil meraih juara pertama dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain, termasuk Singosari.
“Desa Sukoanyar ini contoh yang baik dan bisa kita replikasi di Singosari. Harapannya, semangat kebersamaan, keamanan, dan kemandirian sosial seperti yang ditunjukkan dalam lomba ini bisa kita terapkan di semua RT,” jelas Wellem.
Lomba SAK-RT Kabupaten Malang 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, setiap desa dan RT didorong untuk menunjukkan kekompakan, kepedulian sosial, serta ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk isu keamanan dan bahaya narkoba.
Sebelumnya, Bupati Malang, H.M. Sanusi, yang hadir dalam puncak kegiatan, memberikan apresiasi khusus kepada para pemenang lomba. Ia menegaskan bahwa gotong royong adalah kunci utama membangun masyarakat yang harmonis.
“Saya berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam lomba ini terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan, Kabupaten Malang akan semakin aman, rukun, dan bersinar,” pesan Bupati Sanusi.
Keberhasilan Desa Pagentan masuk 20 besar dan kemenangan Desa Sukoanyar sebagai juara pertama diharapkan mampu menjadi teladan. Ajang ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin tangguh, mandiri, dan bersatu menghadapi tantangan zaman.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, SAK-RT 2025 di Kabupaten Malang menjadi tonggak penting dalam membangun solidaritas sosial di tingkat RT menuju kehidupan bermasyarakat yang lebih aman, rukun, dan sejahtera.
Penulis : nes











