Bupati Malang Siapkan Sekolah Model, Targetkan Kelulusan Nilai Minimal 9

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi bersama Kepala Sekolah SDN 4 Panggungrejo Kepanjen Istirochah saat diwawancara awak media

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi bersama Kepala Sekolah SDN 4 Panggungrejo Kepanjen Istirochah saat diwawancara awak media

Malang, pendoposatu.id – Bupati Malang H.M. Sanusi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyiapkan SDN dan SMPN terbaik sebagai sekolah model. Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Malang, Senin (12/1/2026).

“Kita formulasi dulu sekolah-sekolah terbaik untuk dijadikan sekolah model di Kabupaten Malang. Setelah data dan fakta terkumpul, baru kita tetapkan,” ujar Sanusi.

Menurut Bupati Malang, arah pembangunan pendidikan ke depan akan berbasis kualitas yang terukur, terutama dari capaian akademik peserta didik. Ia menargetkan nilai kelulusan minimal rata-rata 9, dengan pemerataan hasil belajar di seluruh sekolah.

“Yang jelas Kabupaten Malang berbasis kualitas. Kelulusannya kita dorong nilainya minimal 9 semua, dan kelulusan itu tidak pilih-pilih, tapi merata,” tegasnya.

Sanusi menyebut, pada tahap awal target kelulusan berkualitas berada di angka 60–70 persen, dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga 100 persen pada 2026.

“Kalau bisa 100 persen. Itu baru sekolah bisa dikatakan berhasil,” imbuhnya.

Selain akademik, Pemkab Malang juga menekankan pentingnya pembinaan karakter dan moderasi beragama di sekolah.

“Kita bina semua umat beragama, kita hormati keyakinan dan kepercayaannya supaya semua mendapat pembinaan yang sama,” jelasnya.

Salah satu sekolah yang ditinjau adalah SDN 4 Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen. Kepala sekolah Istirochah menyampaikan bahwa sekolahnya memiliki keunggulan dalam moderasi beragama dan kepedulian lingkungan, meski masih membutuhkan dukungan sarana pembelajaran.

“Kami sudah memiliki komposter. Untuk moderasi beragama kami membutuhkan sarana pembelajaran, seperti ruang atau laboratorium agama, bukan harus membangun tempat ibadah,” kata Istirochah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang juga meninjau kegiatan ecoprint (batik dari daun), karawitan, serta ruang belajar bagi siswa beragama Hindu yang jumlahnya terbatas.

Baca Juga :  Rampcheck Jeep Wisata Bromo Diperketat Jelang Nataru, Polres Malang dan Pemkab Targetkan Zero Accident

“Karena murid Hindu hanya empat, pembelajarannya kadang di perpustakaan atau gazebo, yang penting tetap terlayani,” ujarnya.

SDN 4 Panggungrejo saat ini memiliki sekitar 400 siswa, dengan dinamika keluar-masuk siswa karena lokasinya dekat dengan markas militer. Terkait target kelulusan, pihak sekolah menyatakan siap mendukung kebijakan Pemkab Malang secara bertahap.

“Target 60–70 persen Insyaallah bisa. Untuk 90 persen kami optimistis, tetapi 100 persen tentu perlu tahapan,” pungkas Istirochah.

Selain di SDN 4 Panggungrejo, Bupati Malang bersama Kepala Dinas Pendidikan dan beberapa Kepala Sekolah baik SDN maupun SMPN juga meninjau SDN Jatirejoso, SMPN 4 Kepanjen dan SMPN 3 Kepanjen.

Penulis : nes

Berita Terkait

Sekdin Pendidikan Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding
Kadisdik Jatim : Masalah Pendidikan Termasuk MBG, Bisa Dibahas JMSI Jatim
Wisuda 398 Siswa Shirothul Fuqoha’ Jadi Momentum Cetak Generasi Religius dan Siap Hadapi Era Digital
Bibit Perenang Cilik Dari Malang Bermunculan Siap Jadi Atlet Nasional
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana
Krisis Murid di SDN 1 Pulungdowo Terbuka, Bupati Malang Tegaskan Sekolah di Bawah Standar Siap Digabung
Bupati Malang Tinjau SMPN 1 Karangploso, Fokus Pada Sekolah Unggulan dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:54 WIB

MPDI Konsolidasikan Kekuatan Ekonomi Pesantren, Koperasi Sekunder Jadi Motor Penggerak Usaha Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:42 WIB

Puluhan Reklame Permanen Diduga Lolos Tanpa Izin, DPMPTSP Kabupaten Malang Kecolongan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:02 WIB

Dukcapil Malang Buka Akses Layanan Publik bagi Warga Rentan, Petugas Datangi Rumah hingga Ruang Perawatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:41 WIB

Rehab Gedung Kantor Pemkab Pasuruan Sudah Berjalan, Lima Gedung Sudah Terealisasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:04 WIB

Ajak Diskusi Ketua PWI Jatim, Bakorwil Malang Perkuat Narasi Pengembangan Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

Polres Malang Bongkar Modus Penipuan Berkedok Program UMKM Pemprov Jatim, Dua Tersangka Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

TP PKK Bakorwil III Malang Dukung Malang Megapolitan Dan Penguatan Ekonomi Selatan Jatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bakorwil Malang Ajak TP PKK Jadi Penggerak Menuju Malang Megapolitan Dan Katalisator Pembangunan Selatan Jatim

Berita Terbaru