Banyaknya Jalan Berlubang Di Kota Malang, Mencelakai Pengendara Motor

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Kecelakaan Tunggal Saat Di Bawa Ambulance Ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang

Korban Kecelakaan Tunggal Saat Di Bawa Ambulance Ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang

Spread the love

 

KOTA MALANG, pendoposatu.id – Banyaknya jalan berlubang mulai bermunculan di Kota Malang, mengakibatkan sejumlah pengendara motor terjatuh bahkan celaka saat melintasi jalan berlubang tersebut. Beberapa titik krusial seperti kawasan Jalan Raya Jembatan Kedungkandang, jalan raya Sawojajar dan Jalan Raya Jembatan Muharto dilaporkan kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Seperti yang terjadi pada Jumat (12 Juni 2026), kemarin malam. Seorang wartawan dari media online warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang ini mengalami kecelakaan tunggal akibat terkena jalan yang lubang, karena dengan adanya jalan berlubang dan bergelombang itu mengakibatkan wartawan tersebut mengalami luka patah kaki sebelah kiri.

Warga sekitar mengaku sudah melapor ke Pemkot Malang namun belum ada tindakan. Warga pun akhirnya berinisiatif menambal jalan berlubang dengan tanah urukan.
“Lubang itu sudah lama ada, tahun yang lalu ada pengendara yang berhenti untuk menutup lubang dengan sak berisi pasir,” ujar warga Kedungkandang, Giono, Minggu (14 Juni 2026).

Peristiwa yang sama juga dialami pengendara motor ketika melintas di Jalan Raya Jembatan Kedungkandang pada tahun lalu mengakibatkan 1 pemuda asal Muharto tewas dan 2 pemuda lagi cidera patah tulang. Banyaknya jalan berlubang dan bergelombang ini mengundang reaksi banyak kalangan masyarakat juga makin membuat pengendara was-was celaka.

Warganet mengulas soal tanggung jawab pemerintah, apabila kerusakan jalan berakibat terjadinya kecelakaan lalu lintas sesuai Pasal 273 ayat 1 Undang-Undang nomor 2 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang juga mengatur sanksi bagi setiap penyelenggara jalan yang lalai dalam memperbaiki jalan yang rusak sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Penyelenggara jalan yang dimaksud meliputi pemerintah pusat atau daerah sesuai dengan kewenangannya (seperti jalan nasional, provinsi, kabupaten, atau kota). Berikut juga adalah rincian sanksi berdasarkan akibat yang ditimbulkan akibat jalan rusak tersebut mulai dari luka ringan akan dipidana penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp.12 juta, luka berat akan dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp.24 juta sedangkan kalau meninggal dunia dikenakan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp.120 juta.

Selain itu, daerah jembatan Kedungkandang di jalan Mayjen Sungkono tidak ada tanda atau rambu peringatan tentang jalan yang rusak tersebut, sehingga dapat merugikan pengguna jalan nantinya. Menanggapi kejadian ini pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang belum mengeluarkan pernyataan resmi hingga berita ini diturunkan.(Dir)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis
Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan
UPT Bapenda Jatim Wilayah Pasuruan Jemput Bola Sosialisasi Pemutihan Pajak Bermotor
Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah
Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba
Identifikasi Tanah Sengketa Oleh BPN di Prasasti Cunggrang Bulusari Menuai Kericuhan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Senin, 2 November 2026 - 13:06 WIB

Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polres Pasuruan Berhasil Tangkap 4 Tersangka Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba

Berita Terbaru

Normalisasi Sungai Agir Kecamatan Wagir kabupaten Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:28 WIB

You cannot copy content of this page