Ayatullah Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Serangan Udara Israel-AS

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (sumber foto - google)

Ket foto. Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (sumber foto - google)

Internasional, pendoposatu.id – Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, telah meninggal dunia pada Sabtu, 28 Februari 2026, setelah sebuah operasi militer besar yang dilancarkan oleh pasukan Israel dan Amerika Serikat menargetkan sejumlah fasilitas di wilayah Iran, termasuk kompleks tempat tinggal dan kantor Khamenei di Tehran, Iran.

Kabar kematian ini telah dikonfirmasi oleh media negara Iran, serta secara tersurat dinyatakan oleh Presiden Amerika Serikat melalui pernyataan di media sosialnya. Pengumuman resmi dari pemerintah Iran juga menyatakan bahwa Khamenei telah “menjadi syahid” dalam serangan tersebut.

Ayatullah Ali Khamenei, berusia 86 tahun, adalah Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, yang menggantikan pendiri Republik Islam, Ayatullah Ruhollah Khomeini. Selama masa pemerintahannya lebih dari tiga dekade, ia memimpin struktur politik, militer, dan keagamaan Iran, serta menjadi figur utama dalam kebijakan luar negeri dan domestiknya.

Operasi militer yang menewaskan Khamenei merupakan bagian dari kampanye besar yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat untuk menekan rezim Iran, yang telah lama menjadi target kepentingan militer kedua negara karena program nuklirnya, dukungan terhadap milisi proksi di Timur Tengah, dan kebijakan luar negeri yang konfrontatif.

Menurut laporan, serangan tersebut mencakup gelombang serangan udara dan misil di berbagai titik di Iran, termasuk fasilitas strategis dan rumah kediaman para pejabat tinggi. Khamenei dilaporkan tewas bersama beberapa pejabat tinggi lainnya dalam serangan terhadap kompleksnya di Tehran.

Pemerintah Iran telah mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari, termasuk tujuh hari libur nasional, sebagai penghormatan atas kematian Khamenei.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa membalas kematian Khamenei merupakan “kewajiban dan hak yang sah” bagi negara Iran dan kemungkinan akan terjadi eskalasi lebih lanjut dalam konflik.

Baca Juga :  Tepis Kekhawatiran, Kwaran Kota Malang Solid dan Yakin Ginanjar Bawa Pramuka Lebih Profesional

Iran menegaskan bahwa serangan itu adalah aksi agresi besar, dan Garda Revolusi Iran telah menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti serangan tersebut.

Serangan dan respons Iran berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah, dengan kemungkinan balasan terhadap target militer Israel dan U.S. di wilayah tersebut.

Amerika Serikat dan Israel menyatakan operasi itu sebagai tindakan yang diperlukan untuk keamanan dan stabilitas regional, serta untuk menekan ancaman program nuklir Iran.

Beberapa negara dan pemimpin dunia memperingatkan eskalasi lebih lanjut, menyerukan de-eskalasi dan diplomasi untuk menahan pergerakan konflik yang lebih luas.

Kematian Khamenei menimbulkan kekosongan kepemimpinan di Iran, mengingat posisinya merupakan figur tertinggi dalam sistem politik teokratis negara tersebut. Sesuai konstitusi Iran, Majelis Ahli akan bertanggung jawab memilih pemimpin baru, namun skenario transisi kepemimpinan tetap tidak pasti dan bisa menjadi faktor ketidakstabilan dalam negeri maupun hubungan internasional.

Kematian Ayatullah Ali Khamenei dalam serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat merupakan peristiwa bersejarah yang memengaruhi tatanan geopolitik Timur Tengah dan meminta perhatian global tentang arah konflik, respon Iran, serta dampaknya terhadap perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

Penulis : nes

Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:14 WIB

Banjir Rendam 50 KK di Pakis, BPBD Kabupaten Malang Gerak Cepat Tangani Luapan Sungai Saptorenggo

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:57 WIB

Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Disorot, Sekda Tegaskan Tetap Mengacu Aturan dan Akan Cek Kualifikasi PPNS

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:58 WIB

Selter Kasatpol PP Kabupaten Malang Diuji: Berani Pilih Penegak Hukum atau Sekadar Administrator?

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:39 WIB

Dari Tumpang, Pemerintah Pacu Kemandirian Bibit Unggas dan Perkuat Rantai Pasok Pangan Desa

Senin, 23 Februari 2026 - 22:11 WIB

MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Menko Pangan Pastikan Distribusi Gizi di Ponpes Malang Aman dan Tepat Sasaran

Senin, 23 Februari 2026 - 21:06 WIB

Wagub Jatim Tinjau MBG di Malang, Sertifikasi dan Evaluasi SPPG Jadi Prioritas

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:50 WIB

Aisyah Ar-Rumy Wakili Indonesia di Festival Tahfidz Dubai, Bupati Malang Serahkan Dukungan Rp30 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

SMK Ar-Roudloh Gedangan Resmi Launching 2026, 260 Siswa Nikmati Sekolah dan Mondok Gratis

Berita Terbaru