Malang, pendoposatu.id — SMK Nahdlatul Ulama Sunan Ampel (NUSA) Poncokusumo, Kabupaten Malang, menorehkan capaian strategis dengan resmi meluncurkan penerapan ISO 21001:2018, standar internasional Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan. Implementasi standar global ini menjadi penanda komitmen kuat SMK NUSA dalam menghadirkan layanan pendidikan vokasi yang bermutu, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai ke-NU-an.
Ketua Yayasan SMK NUSA, Abdul Mujib Syadzili, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan lembaga yang dipimpinnya dalam mengimplementasikan ISO 21001:2018. Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar simbol administratif, melainkan tonggak penting dalam penguatan tata kelola pendidikan yang profesional dan berorientasi mutu.
“SMK NUSA sangat berbahagia karena hari ini di-launching ISO 21001:2018. Ini adalah prestasi luar biasa bagi SMK NUSA dan masyarakat Ampel Poncokusumo, Kabupaten Malang,” ujar Abdul Mujib.

Ia menegaskan, penerapan standar internasional tersebut diharapkan mampu mengantarkan SMK NU Sunan Ampel menjadi role model bagi lembaga pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global.
“Mudah-mudahan ke depan SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga pendidikan NU lainnya untuk terus berkembang, berinovasi, dan menjadi yang terbaik,” lanjut Gus Mujib.
Lebih jauh, Abdul Mujib menekankan bahwa keberhasilan implementasi ISO 21001:2018 harus dibarengi dengan penguatan sumber daya manusia, terutama peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan.
Standar ini, menurutnya, memiliki indikator, parameter, serta ukuran kinerja yang jelas sehingga menuntut etos kerja dan komitmen tinggi dari seluruh elemen sekolah.
“ISO ini memiliki ukuran dan parameter yang jelas. Maka harus diikuti dengan semangat kerja yang luar biasa agar dapat dipertahankan secara konsisten dan terus melahirkan peningkatan signifikan bagi kemajuan lembaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mujib juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah setia mendampingi proses panjang penerapan ISO 21001:2018 di SMK NUSA. Ia secara khusus menyebut peran PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang yang aktif memberikan pendampingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Prof. Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, yang dengan penuh dedikasi mendampingi proses ISO ini,” ungkapnya.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada kalangan akademisi yang terlibat langsung dalam pendampingan teknis dan penguatan sistem manajemen mutu.
“Termasuk kepada Prof. Dr. Sugeng Listio Prabowo dari UIN, yang secara istikamah melaksanakan kegiatan penyiapan dan persiapan ISO ini hingga tuntas,” tandas Gus Mujib.
Dengan diterapkannya ISO 21001:2018, SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo semakin meneguhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan berbasis Nahdlatul Ulama, yang tidak hanya menjaga nilai tradisi dan keislaman, tetapi juga adaptif terhadap standar mutu global.
Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan SMK NUSA dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap bersaing di dunia kerja.
Penulis : nes











