Hari Ibu ke-97, Bupati Malang Targetkan Zero Pernikahan Dini dan Pencegahan Stunting

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi bersama istri, Sekretaris Daerah Budiar Anwar dan beberapa OPD resmikan penggunaan laktasi di beberapa pasar

Ket foto. Bupati Malang H.M Sanusi bersama istri, Sekretaris Daerah Budiar Anwar dan beberapa OPD resmikan penggunaan laktasi di beberapa pasar

 

Malang, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya dalam melindungi perempuan dan anak melalui penekanan angka pernikahan dini serta pencegahan stunting. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Malang, H.M Sanusi saat menghadiri puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 bertema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (22/12/2025).

Bupati Malang, H.M Sanusi, menekankan peran strategis kaum ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus penjaga masa depan generasi bangsa.

“Kami mengajak para ibu untuk terus menjaga dan mendampingi putra-putrinya agar tumbuh menjadi generasi terbaik dan terhindar dari pernikahan usia dini,” ujar Bupati Sanusi.

Bupati mengungkapkan, angka pernikahan dini di Kabupaten Malang masih menjadi tantangan serius meski menunjukkan tren penurunan. Saat ini tercatat sekitar 600 kasus, menurun dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun 2024 jumlah pernikahan dini mencapai 800 kasus. Tahun ini turun menjadi 600 dan kami menargetkan penurunan bertahap hingga nol pada akhir 2026,” tegas Sanusi.

Menurutnya, pada 2025 angka tersebut ditargetkan turun 200 kasus, kemudian kembali berkurang 200 kasus pada 2026 sehingga target akhir nol pernikahan dini dapat tercapai melalui kolaborasi semua pihak.

Ket foto. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, menyoroti pentingnya penyediaan ruang laktasi di fasilitas publik sebagai bagian dari strategi menekan angka stunting.

“Penyediaan ruang laktasi sangat penting agar ibu dapat memberikan ASI eksklusif. Ini menjadi salah satu kunci pencegahan stunting menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Arbani.

Ia menyebutkan, Pemkab Malang telah mewajibkan penyediaan ruang laktasi di lima pasar rakyat, yakni Pasar Tumpang, Dampit, Sumedang, Karangkoso, dan Wajak. Selain pasar, pihaknya juga mendorong perusahaan dan tempat wisata yang mempekerjakan banyak perempuan untuk menyediakan fasilitas serupa.

Baca Juga :  Lantik 57 Pejabat Eselon II Dan III, Ini Pesan Bupati Malang

“Ruang laktasi bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi kebutuhan dasar bagi ibu dan anak,” katanya.

Arbani memastikan, seluruh ruang laktasi di lima pasar tersebut telah selesai dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi 1 Januari 2026, setelah proses serah terima administrasi dari kontraktor kepada pemerintah daerah rampung.

Melalui momentum Hari Ibu ke-97, Pemkab Malang berharap penguatan peran perempuan dapat mendorong terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Hadir pada acara puncak peringatan Hari Ibu ke 97, Sekretaris Daerah, Budiar Anwar, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, perwakilan Forkopimda, OPD, Camat dan perwakilan Kepala Desa.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:48 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tidak Merata, Ketua DPRD Pasuruan Soroti Pelaksanaan MBG yang Pilih-Pilih

Rabu, 28 Januari 2026 - 04:15 WIB

Polres Pasuruan Bongkar 25 Kasus Narkotika Januari 2026, Amankan 46 Tersangka dan 5 Kilogram Lebih Sabu

Jumat, 19 September 2025 - 07:58 WIB

DPRD Pasuruan Abaikan Aspirasi Publik, LSM Ampuh Nusantara Ancam Pengerahan Massa

Kamis, 18 September 2025 - 16:01 WIB

Upacara Khidmat Hari Jadi Pasuruan ke-1096 Jadi Momentum Kebangkitan Daerah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:02 WIB

Doa Bersama untuk Kedamaian Negeri, AJPB Pasuruan Ajak Masyarakat Bersatu

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:00 WIB

Kapolres Pasuruan Tinjau TKP Ledakan Rumah di Pasrepan

Minggu, 10 Agustus 2025 - 19:58 WIB

Polres Pasuruan Gelar Pasar Murah Serentak di 17 Polsek

Minggu, 10 Agustus 2025 - 09:49 WIB

Merah Putih Berkibar di Mapolres Pasuruan Sambut HUT ke-80 RI

Berita Terbaru

Ket foto. Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto pada satu abad lahirnya NU di Stadion Gajayana Kota Malang

Tajuk

NU Satu Abad, Prabowo dan Ujian Persatuan Bangsa

Minggu, 8 Feb 2026 - 16:14 WIB