Kitfess Basika MAN 1 Malang Tampilkan Eksotisme Budaya Jawa Timur, Perkuat Prestasi Akademik dan Seni Pelajar

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ajang Kompetisi Mapel dan Festival Seni (Kitfess) Basika MAN 1 Malang (Mandagi) yang dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, H. Sahid

Ket foto. Ajang Kompetisi Mapel dan Festival Seni (Kitfess) Basika MAN 1 Malang (Mandagi) yang dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, H. Sahid

 

Malang, pendoppsatu.id – Ajang Kompetisi Mapel dan Festival Seni (Kitfess) Basika MAN 1 Malang (Mandagi) berlangsung semarak dengan mengusung tema Eksotisme Budaya Jawa Timur, Selasa (16/12/2025). Bertempat di Kampus MAN 1 Malang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, kegiatan ini menjadi panggung strategis yang memadukan adu prestasi akademik, kreativitas seni, serta pelestarian budaya lokal.

Sejak pagi, suasana madrasah tampak hidup dengan ragam atraksi seni pelajar, parade budaya, hingga lomba akademik yang diikuti ratusan peserta dari berbagai SMP dan MTs. Ornamen budaya khas Jawa Timur menghiasi area kegiatan, menegaskan semangat nguri-uri budaya yang menjadi ruh utama penyelenggaraan Kitfess Basika tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, H. Sahid, hadir langsung membuka kegiatan. Prosesi pembukaan ditandai dengan penancapan keris sebagai simbol warisan budaya luhur Nusantara. Menurutnya, keris yang tertancap kokoh melambangkan keteguhan dan kesiapan MAN 1 Malang dalam menghadapi dinamika zaman.

“MAN 1 Malang telah memasuki usia 30 tahun sebagai MAN pertama di Kabupaten Malang. Usia ini menunjukkan kematangan institusi yang harus terus adaptif, kuat, dan konsisten melahirkan generasi berprestasi,” ujar H. Sahid dalam sambutannya.

Rangkaian pertunjukan seni menjadi daya tarik utama. Tarian tradisional Gandrung Banyuwangi membuka penampilan, disusul atraksi seni bela diri Pencak Silat Pagar Nusa dan Kempo. Tidak kalah memukau, formasi baris-berbaris Paskibra Kompas tampil dengan kostum artistik bernuansa budaya, menyuguhkan harmoni antara disiplin dan seni visual.

Sorotan juga tertuju pada Parade Gus dan Ning Duta Pelajar MAN 1 Malang yang tampil dengan busana kreasi unik dan penuh makna. Berbagai kategori duta ditampilkan, mulai dari Gus–Ning Terfavorit, Berbakat, Lingkungan, Berencana, hingga Moderasi Beragama 2025, yang mencerminkan keberagaman potensi dan karakter unggulan siswa.

Baca Juga :  Ketua DMI Kabupaten Malang Dorong Penguatan Jamaah saat Peletakan Batu Pertama Masjid An Nur 3 Al Qusyairi

Salah satu duta Mandagi bahkan mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat daerah. Ning Belim, berhasil meraih Juara 1 Duta Antinarkoba 2025 yang diselenggarakan BNN Kabupaten Malang, memperkuat citra MAN 1 Malang sebagai madrasah yang aktif membentuk karakter dan kepemimpinan pelajar.

Kepala MAN 1 Malang, Ahmad Mustofa, menjelaskan bahwa Kitfess Basika tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

“Tema Kitfess Basika tahun ini adalah melestarikan budaya Jawa Timur agar tidak tergerus zaman. Kegiatan ini diikuti 851 peserta dari 56 SMP/MTs, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan Gus dan Ning Duta Pelajar merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mewadahi seluruh potensi siswa.

“Bakat anak-anak sangat beragam, baik akademik maupun nonakademik. Semua kami fasilitasi agar mereka mendapat ruang berprestasi dan penghargaan yang layak,” jelasnya.

Dalam bidang akademik, Kitfess Basika melombakan olimpiade lima mata pelajaran, yakni Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain itu, pengunjung juga disuguhi pameran fasilitas dan capaian prestasi MAN 1 Malang, serta stan bazar yang menambah semarak kegiatan.

Melalui Kitfess Basika, MAN 1 Malang menegaskan perannya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga konsisten menanamkan nilai budaya, karakter, dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Malang.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB