Mayat Pria Hilang Ditemukan Hanyut di Anak Sungai Brantas, Keluarga Tolak Autopsi

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Petugas Kepolisian Resor Malang saat melakukan olah di TKP

Ket foto. Petugas Kepolisian Resor Malang saat melakukan olah di TKP

 

Malang, pendoposatu.id – Sesosok mayat pria ditemukan hanyut di aliran anak Sungai Brantas yang berada di perbatasan Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, dengan Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (17/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Mayat tersebut diketahui bernama Simin (66), warga Desa Curungrejo, Kepanjen, yang sehari sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Penemuan jenazah bermula ketika warga melihat benda mencurigakan di tepi sungai dan mencium aroma tidak sedap. Setelah dicek, mereka mendapati sosok pria yang sudah tidak bernyawa. Temuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Kepanjen bersama BPBD Kabupaten Malang dan Tim SAR segera menuju lokasi untuk melakukan identifikasi awal. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans SAR ke RSUD Kanjuruhan.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan bahwa ciri-ciri jenazah sesuai dengan laporan orang hilang yang masuk sehari sebelumnya.

“Petugas melakukan identifikasi di lokasi dan menemukan kecocokan ciri-ciri dengan laporan orang hilang atas nama S (66). Korban mengenakan baju putih kecoklatan dan membawa kateter urin. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Bambang, Selasa (18/11).

Simin diketahui terakhir terlihat pada Minggu (16/11) pagi di sekitar wilayah tempat tinggalnya di Dusun Semanding, Desa Curungrejo. Pihak kepolisian pun melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pengecekan lokasi, hingga pengumpulan keterangan warga.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun penyebab kematian secara pasti belum dapat disimpulkan.

Sesampainya di RSUD Kanjuruhan, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut memang Simin. Mereka kemudian menyatakan menolak visum dan autopsi, serta bersedia membuat surat penolakan resmi yang diketahui perangkat Desa Curungrejo.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil Puji Kepemimpinan Kapolri Yang Mampu Menaikkan Kepuasan Publik

Meski demikian, polisi menegaskan penyelidikan tetap berjalan.

“Kami tetap melakukan langkah penyelidikan lanjutan sesuai prosedur meskipun keluarga menolak visum untuk mengungkap penyebab kematian secara pasti,” jelas AKP Bambang.

Hingga kini, kepolisian masih menghimpun informasi tambahan untuk memastikan kronologi sebelum korban ditemukan hanyut di sungai.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB