Bimtek GPAI, Pemkab Malang Ingin Budaya Religius Hadir Di Sekolah

- Redaksi

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption. Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Suwadji dan perwakilan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Malang saat ditemui awak media usai acara Bimtek

Caption. Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto didampingi Kepala Dinas Pendidikan Suwadji dan perwakilan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Malang saat ditemui awak media usai acara Bimtek

PENDOPOSATU .id MALANG – Untuk menekan tindakan asusila pada dunia pendidikan, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Guru Pendidikan Agama Islam (PGAI) dan Kantor Departemen Agama Kabupaten Malang menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penerapan Sekolah plus Ngaji.

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, nantinya semua sekolah yang ada di kabupaten Malang akan ada pendidikan kerohanian atau ngaji yang pelaksanaannya dibuatkan pendidikan semi full day.

“Nanti setelah sekolah umum sampai jam 1 siang nantinya saat istirahat siang diisi sholat berjamaah sesuai Surat Edaran Bapak Bupati Malang dan ngaji serta ada program makan siang gratis dari Pak Jokowi baru setelah itu dilanjutkan ngaji bersama,” kata Wabup Malang usai pembukaan Bimtek penerapan sekolah plus ngaji di Pendopo Kepanjen, Selasa (27/02/2024).

Wabup berharap program penerapan sekolah plus ngaji ini menjadi Role Model (panutan) menjadi kearifan lokal di kabupaten Malang dan dilaksanakan dengan ketulusan akan menjadi daya tarik calon wali murid untuk menyekolahkan anak anaknya di di sekolah negeri.

“Harapannya nanti ada pergeseran sosial karena orang tuanya mampu memilih anak anaknya sekolah yang ada tambahan pendidikan agamanya, ini bisa ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Pak Suwaji, nanti juga dikolaborasikan ustad ustad yang ada di lingkungan sekolah dan bisa bersinergi, namun begitu karena adanya pendidikan plus ngaji ada tambahan pembiayaan yang tidak mengikat atau seiklasnya, ” beber Didik.

Wabup Malang minta media untuk memberikan informasi yang sejelas jelasnya agar tidak timbul persepsi yang tidak baik di kalangan masyarakat.

“Teman teman media memberikan informasi ini yang sejelasnya sehingga nanti ada anggapan sekolah narik biaya ini tambahan tambahan, tidak, itu menjadi bagian kebutuhan peningkatan anak anak kita, jadi istilahnya bukan tarikan tapi tambahan biaya seiklasnya,” tegas Didik Gatot Subroto.

Baca Juga :  Jawa Timur Ukir Sejarah: King's College London Buka Kampus di KEK Singhasari!

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji menerangkan, dari hasil survey di sekolahan yang ada, kemampuan siswa dalam membaca Al Quran belum maksimal, nilai nilai keagamaan belum bisa diterapkan secara maksimal oleh siswa, sehingga budaya religius terus dikembangkan.

Suwadji menyadari keterbatasan guru pengajar ngaji di setiap sekolah sehingga Ketua Kelompok Kerja Guru Agama Islam Kabupaten Malang merumuskan dan menghasilkan keputusan untuk meningkatkan pendalaman agama di sekolahan.

“Sehingga nanti pemahaman siswa dalam keagamaan meningkat dan pengamalannya juga meningkat,” tandas Suwadji.

Suwadji menekankan pihaknya akan maksimalkan pengajar agama yang sudah ada, sehingga keberadaan Bimtek tentang kurikulum tambahan lokal ini plus ngaji dan kesiapan pengajar agama dalam program sekolah plus ngaji.

“Jadi Kurikulum tambahan lokal tersebut yang memberikan warna tambahan baru plus ngajinya,” pungkas Suwadji.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Malang dan jajarannya, Guru Agama yang tergabung di GPAI dan jajaran Dinas Pendidikan.

 

Penulis : soeseno

Editor : santoso

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat
Seleksi Atlet Domino Kabupaten Malang Digelar Ketat, 24 Peserta Rebut Tiket Kejurprov Jatim 2026
Pesan Mahrus Soleh di Halal Bihalal TI Group: Kebersamaan dan Kesejahteraan
Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas
Karanglo Jadi Fokus Pengamanan, Kapolres Malang Siapkan Skema Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran
Seleksi Terbuka Tiga OPD Rampung, Bupati Sanusi Siap Pilih Pejabat Definitif
Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027
Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:23 WIB

Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Berita Terbaru

Ket foto. Tim gabungan dan BPBD kabupaten Malang saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga

Kabupaten Malang

Angin Kencang Pakisaji Picu Pohon Tumbang, BPBD Pastikan Penanganan Cepat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 20:08 WIB

Ket foto. Bupati Malang HM Sanusi

Kabupaten Malang

Minta Layanan Puskesmas Dimaksimalkan, Bupati Sanusi Siapkan Sanksi Tegas

Senin, 23 Mar 2026 - 22:08 WIB