Ratusan Hewan Peliharaan di Banyuwangi Divaksin Rabies Gratis

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat meninjau pemeriksaan hewan program vaksinasi rabies gratis di RSH Banyuwangi (Foto: Boby pendoposatu.id)

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat meninjau pemeriksaan hewan program vaksinasi rabies gratis di RSH Banyuwangi (Foto: Boby pendoposatu.id)

Spread the love

BANYUWANGI, pendoposatu.id – Pemkab Banyuwangi terus melakukan pencegahan penyakit rabies melalui vaksinasi pada hewan yang berpotensi menularkan penyakit tersebut. Kali ini, vaksinasi diperluas kepada hewan peliharaan milik masyarakat. Vaksinasi rabies gratis ini digelar di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi, Jumat (25 September 2026).

Ratusan masyarakat datang membawa hewan peliharaan mereka untuk mendapatkan vaksinasi dalam rangkaian Go Cat+R pada Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Rata-rata hewan yang dipelihara oleh masyarakat ini adalah kucing dan anjing, ada juga anjing K9 milik Polresta Banyuwangi turut divaksin rabies.

Salah satu peserta, Wulan datang membawa kucing kesayangannya bernama Koi, selain datang untuk melakukan vaksinasi, sekaligus memeriksakan kucingnya.

“Saya awalnya punya 10 kucing, tapi mati 9 sisa 1, karena bediding. Belajar dari tersebut, di acara ini sekaligus datang untuk kontrol, pemberian vitamin dan obat cacing,” kata warga Sukowidi ini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, kegiatan ini untuk menjaga kesehatan hewan mereka dari penularan penyakit zoonosis, seperti rabies.

“Ini rutin kami lakukan untuk meningkatkan kesehatan hewan di Banyuwangi, sekaligus kami juga ingin mengenalkan layanan baru di RSH Banyuwangi, ada layanan khusus penyakit dalam dan bedah hewan,” kata Ipuk.

Unit layanan tersebut berada di kompleks RSH Banyuwangi, jalan RA Kartini Nomor 56. Kehadirannya melengkapi layanan kesehatan hewan yang sebelumnya telah tersedia.

Terdapat lima bidang yang dapat ditangani di unit tersebut, yakni penyakit dalam, bedah, reproduksi, nutrisi, dan patologi anatomi. Layanan ini didukung sejumlah peralatan pemeriksaan, di antaranya hematology analyzer, pemeriksaan kimia darah, ultrasonografi (USG), X-Ray, pemeriksaan histopatologi, serta pemeriksaan parasit.

Layanan tersebut juga akan diperkuat dengan kehadiran dokter hewan yang memiliki keahlian di berbagai bidang. Kadis Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, sejauh ini di Banyuwangi belum ada laporan kasus rabies. Namun, Pemkab terus melakukan antisipasi agar status zero rabies bisa dipertahankan.

“Salah satunya melalui pemberian vaksinasi rabies gratis, baik yang dipelihara di rumah maupun yang dilepasliarkan di lingkungan,” tuturnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh.Nanang Sugiharto, menambahkan ada 400 dosis vaksin rabies yang disiapkan.

Dari jumlah tersebut, 200 lebih dosis digunakan di RSH Banyuwangi. Sementara sisanya untuk melayani vaksinasi rabies di Puskeswan Rogojampi, Genteng, dan Gambiran.

“Data yang kami himpun 249 kucing, 16 anjing telah melakukan vaksinasi rabies di RSH Banyuwangi. Serta 45 kucing, dan 5 anjing di Puskeswan,” terang Nanang.

“Hewan-hewan tersebut selain divaksinasi juga diperiksa kesehatan dan diberikan vitamin termasuk pemberian obat cacing,” ungkapnya.(Boby)

Berita Terkait

Samsat Kepanjen Jemput Bola, Warga Malang Selatan Didorong Taat Pajak Kendaraan
Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:45 WIB

Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Jumat, 25 September 2026 - 10:35 WIB

Usai Rakor KPK, Darmadi Tinggalkan Gedung DPRD Lewat Pintu Belakang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page