BLITAR, pendoposatu.id– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Blitar berlangsung berbeda. Pasalnya, jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Blitar tidak hanya menyimak pidato politik Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tetapi juga mendapat kunjungan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang juga selaku Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar, Senin (7 September 2026) malam kemarin tersebut menjadi momentum bagi kader untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menyerap langsung pesan politik yang disampaikan AHY dalam peringatan seperempat abad Partai Demokrat.
Emil Dardak mengatakan, usia 25 tahun merupakan perjalanan panjang yang layak dijadikan bahan evaluasi sekaligus refleksi bagi partai dalam menentukan arah perjuangan di masa depan.
“Usia 25 tahun adalah seperempat abad, wajar jika Ketua Umum ingin menyampaikan pidato sebagai refleksi perjalanan partai ini ke depan mau seperti apa,” ujar Wagub Jatim saat memberikan sambutannya.
Dalam pidato tersebut, Emil menilai terdapat sejumlah pesan penting yang perlu menjadi perhatian, terutama mengenai penegakan hukum dan persoalan pertanahan. Menurutnya, kepastian serta keadilan hukum harus dapat dirasakan seluruh masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah praktik mafia tanah yang dinilai masih perlu diberantas.
“Beliau juga bicara soal masalah pertanahan, hukum harus diterapkan secara adil di banyak hal salah satunya pertanahan. Kita harus pastikan mafia tanah tidak boleh lagi merajalela,” jelasnya.
Kang Emil sapaan akrabnya menambahkan, pengalaman AHY saat menjabat sebagai Menteri Agraria menjadi salah satu dasar dalam melihat pentingnya kepastian hukum, khususnya dalam persoalan pertanahan.
“Beliau merasakan sendiri pengalaman saat menjadi Menteri Agraria, dan dari pengalaman itulah beliau melihat hukum sekarang ini tidak boleh tajam ke bawah, dan tumpul ke atas. Kepastian hukum menjadi hal yang sangat penting bagi kita semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar, Edy Masna Nurochman, berharap momentum HUT ke-25 dapat menjadi titik awal bagi Demokrat Blitar untuk meningkatkan kinerja politik dan memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat. Ia mengakui, jumlah anggota DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Demokrat saat ini masih tergolong terbatas. Karena itu, pihaknya berharap adanya kepemimpinan baru di tingkat Jatim dapat memberikan energi baru bagi kader di daerah.
“Di Kabupaten Blitar jumlah anggota dewan dari Partai Demokrat masih minim. Harapan kami, dengan kepemimpinan baru di Jatim, dapat membawa perubahan sehingga Partai Demokrat di Kabupaten Blitar bergerak lebih semangat dan mampu melahirkan lebih banyak wakil rakyat di DPRD ke depannya,” ungkap Edy.
Edy menilai kehadiran Emil Dardak dalam kegiatan tersebut bukan sekadar menghadiri perayaan HUT partai. Menurutnya, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi antara jajaran DPD Partai Demokrat Jatim dengan pengurus serta kader di Kabupaten Blitar. Ia berharap komunikasi dan konsolidasi yang semakin kuat dapat mendorong seluruh kader untuk bekerja lebih aktif menjelang agenda-agenda politik berikutnya.
“Kehadiran Kang Emil, sekaligus bisa menjadi bagian dari konsolidasi internal partai di Jatim, khususnya untuk memperkuat komunikasi antara jajaran DPD dengan pengurus dan kader Demokrat di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.(Nad)












