MALANG, pendoposatu.id – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sumber Dieng 2 yang berada di kawasan SMA Taruna Nusantara Malang ini terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai sekitar Rp.60 miliar ini mencakup pembangunan unit air baku, unit produksi, dan unit distribusi.
Lokasi proyek berada di wilayah Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, dan berdekatan dengan kawasan wisata Bendungan Depok Malang. Kehadiran proyek ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung kebutuhan air bersih sekolah Taruna Nusantara (Tarnus), tetapi juga diproyeksikan memberi manfaat bagi masyarakat di beberapa kecamatan sekitar.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan camat serta kepala sekolah bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di Pendopo Agung, Senin (3 Agustus 2026).
Untuk mendukung ketersediaan air bersih untuk sekolah Tarnus, mulai tahun ini sudah dilaksanakan pembangunan SPAM yang sumber airnya diambilkan dari Sumber Dieng 2 yang berada di wilayah perbatasan antara Kepanjen dan Gondanglegi,” ujarnya.
Syamsul menjelaskan kapasitas SPAM yang dibangun mencapai 240 liter per detik. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 liter per detik dialokasikan khusus untuk kebutuhan SMA Tarnus, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat di empat kecamatan yakni masyarakat Pagak, Donomulyo, Kalipare dan sebagian untuk Bantur,” jelasnya.
Menurut Syamsul Hadi, progresnya untuk hari ini sudah 80 persen, jadi tandon sudah selesai, sekarang mulai pengerjaan broncaptering, adalah tandon yang ada di sumber, sekarang fisik sudah 50 persen. Insya Allah sesuai target tanggal 15 Desember 2026 harus sudah selesai semua,” terangnya.
Dengan capaian tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan SPAM Sumber Dieng 2 sudah dapat dioperasionalkan pada akhir tahun 2026 untuk melayani kebutuhan air bersih SMA Tarnus dan masyarakat sekitar, depan harapan kami bisa dilanjutkan untuk menangani kekeringan yang ada di Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare kemudian juga untuk Kecamatan Donomulyo,” ungkapnya.
Pada tahap pertama, proyek ini juga menyiapkan sekitar 3.000 sambungan rumah (SR). Sebagian sambungan akan melayani wilayah Kepanjen, sedangkan sisanya akan diprioritaskan untuk kawasan Depok dan lingkungan sekitar SMA Tarnus”pungkas Syamsul Hadi.
Keberadaan SPAM ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih di wilayah selatan Kabupaten Malang, sekaligus mendukung pengembangan kawasan pendidikan dan pariwisata di sekitar Bendungan Depok.(Dir)
Penulis : Dir
Editor : Redaksi










