JMSI Jatim Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Media Siber Berkualitas Di Tengah Arus Disinformasi

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa Memberikan Tonggak Kepemimpinan Ke Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam.

Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa Memberikan Tonggak Kepemimpinan Ke Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam.

 

SURABAYA, pendoposatu.id – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Rabu (10 Juni 2026). Pelantikan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pengurus JMSI kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta sejumlah pimpinan perusahaan media siber.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa JMSI memiliki peran strategis dalam memperkuat keberlanjutan perusahaan pers sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurut Teguh, tantangan utama media saat ini bukan hanya menjaga eksistensi bisnis perusahaan pers, tetapi juga memastikan setiap karya jurnalistik yang diproduksi tetap mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, akurasi, dan kepentingan publik.

“JMSI hadir untuk membantu perusahaan media siber agar mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan. Perusahaan media harus menjadi tempat yang layak bagi wartawan dan seluruh pekerja media untuk mencari penghidupan. Namun tugas yang lebih berat adalah memastikan informasi yang disajikan kepada masyarakat merupakan karya pers yang berkualitas tinggi,” tegas Teguh.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital telah menciptakan kondisi yang disebutnya sebagai “kekacauan informasi”, di mana informasi yang benar bercampur dengan hoaks, disinformasi, dan berbagai konten yang bersifat destruktif.

“Semua informasi berkumpul di ruang digital. Informasi yang membangun bercampur dengan informasi yang menyesatkan. Inilah tantangan terbesar media saat ini, terutama ketika tingkat literasi masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujarnya.

Teguh menilai media siber memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi sumber informasi terpercaya di tengah derasnya arus informasi yang sulit dikendalikan. Karena itu, JMSI diharapkan menjadi wadah penguatan kapasitas perusahaan pers sekaligus penjaga kualitas ekosistem informasi nasional.

Baca Juga :  HUT ke-184 Desa Ngabab Jadi Bukti Kekuatan Gotong Royong dan Pelestarian Budaya di Malang

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan apresiasi terhadap peran JMSI dalam menjawab tantangan transformasi media di era digital.

Sherlita mengungkapkan bahwa penetrasi internet di Indonesia pada 2026 telah mencapai sekitar 81 persen, sedangkan Jawa Timur mencapai 83,41 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin bergantung pada informasi digital sehingga dibutuhkan media yang profesional dan bertanggung jawab.

“JMSI merupakan organisasi yang sejak awal mampu membaca perubahan zaman dan melakukan transformasi menuju media digital. Di tengah masifnya penggunaan internet, peran media siber sangat penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian,” katanya.

Pemprov Jatim, lanjut Sherlita, siap memperkuat kolaborasi dengan JMSI melalui berbagai program peningkatan kapasitas, termasuk pengembangan platform Klinik Hoaks yang selama ini dikelola Kominfo Jatim.

“Kami membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Klinik Hoaks yang kami kelola bisa direplikasi dan dimanfaatkan JMSI untuk memperkuat upaya verifikasi informasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain persoalan hoaks dan disinformasi, Sherlita juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini semakin memengaruhi dunia jurnalistik.

Menurutnya, AI dapat menjadi alat yang membantu kerja jurnalistik apabila digunakan oleh insan pers yang memiliki pemahaman dan etika jurnalistik yang kuat. Sebaliknya, teknologi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila digunakan tanpa pemahaman yang memadai.

“AI adalah tantangan sekaligus peluang. Karena itu kualitas sumber daya manusia dan integritas jurnalistik harus terus diperkuat agar teknologi menjadi alat bantu, bukan pengganti nilai-nilai jurnalisme,” tegasnya.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya kepengurusan JMSI Jawa Timur periode 2025–2030 yang dipimpin Ketua Syaiful Anam. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme perusahaan media siber, serta mendorong lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas, kredibel, dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat di era digital.

Baca Juga :  Roti Kentang No Sugar Karya Siswa SMAN 1 Tumpang Dilirik Pasar, Siap Penuhi Ribuan Pesanan Hardiknas

Susunan Pengurus Daerah JMSI Jawa Timur Periode 2025–2030 :

Dewan Pembina Ketua: Lutfil Hakim Anggota: Yoyok Khayatullah, Supardi
Dewan Pakar Ketua: Machmud Suhermono Anggota: Mokhamad Kaiyis, Hery Sunaryo
Pengurus Harian Ketua: Syaiful Anam Sekretaris: R. Purna Budi Nugraha Wakil Sekretaris: Muhammad Ferry Fadli Bendahara: Erfandi Putra Wakil Bendahara: Achmad Tauriq Imani
Kepengurusan juga diperkuat sejumlah bidang strategis, antara lain Organisasi, Jurnalisme Berkualitas, Usaha dan Pengembangan, Hubungan Antar Lembaga, Potensi Daerah, Platform Digital, serta Hukum dan Advokasi.(DIR)

Penulis : Dir

Editor : Redaksi

Sumber Berita : JMSI Jatim

Berita Terkait

Lampu Hijau, 90,9% Warga Malang Dukung Trans Jatim Koridor 2 Segera Beroperasi!
Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim
Blunder! Staigment Presiden “Londo Ireng” Picu Gelombang Protes, Insan Pers Malang Raya Turun Ke Jalan
Peringati Kudatuli, PDI Perjuangan Kota Malang Tegaskan Demokrasi Lahir Dari Keberanian
DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan
Bupati Sampai Sekda Absen Bersamaan, Ada Apa Di Peluncuran Logo Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266?
Babak Penyisihan Turnamen Bola Voli ORUPRAKES IS ONE Memanas, Pemain Pro Dilarang Ikut!
Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:42 WIB

Bakorwil Malang Dan Pemkab Malang Satukan Langkah Bangun Masa Depan Koridor Selatan Jatim

Senin, 27 Juli 2026 - 17:57 WIB

Blunder! Staigment Presiden “Londo Ireng” Picu Gelombang Protes, Insan Pers Malang Raya Turun Ke Jalan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:18 WIB

Peringati Kudatuli, PDI Perjuangan Kota Malang Tegaskan Demokrasi Lahir Dari Keberanian

Senin, 27 Juli 2026 - 11:20 WIB

DPUBM Kabupaten Malang Petakan Titik Rawan Lereng, DPT Tangsi–Sipelot Jadi Prioritas Penguatan Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:33 WIB

Babak Penyisihan Turnamen Bola Voli ORUPRAKES IS ONE Memanas, Pemain Pro Dilarang Ikut!

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Dukung Swasembada Gula, GRIB JAYA Malang Dan CV Langbuana Sosialisasikan PSN Bongkar Raton 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:22 WIB

Malang Akan Menyala Sebagai Pusat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Pada H-30 Festival Mbois 11 Siap Diluncurkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:24 WIB

Penguatan Kompetensi ASN Menjadi Fondasi Percepatan Malang Raya Megapolitan Dan Koridor Selatan Jatim

Berita Terbaru