Kasus PMK Merebak di 24 Kecamatan, 148 Ekor Ternak Terdampak, Pemkab Pasuruan Gaspol Vaksinasi 10 Ribu Dosis

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (yang terjadi di wilayah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan

Ket foto. Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (yang terjadi di wilayah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, pendoposatu.id – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui sektor peternakan Kabupaten Pasuruan pada tahun 2026. Data resmi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Pasuruan mencatat, wabah PMK telah menyebar di 24 kecamatan dengan total 148 kasus pada hewan ternak, mayoritas sapi.

Rincian sebaran kasus menunjukkan kondisi yang cukup serius. Di Kecamatan Grati tercatat 13 ekor ternak terdampak, dengan 11 ekor masih sakit dan 2 ekor dinyatakan sembuh. Kecamatan Kejayan melaporkan 5 ekor sapi dalam kondisi sakit. Sementara di Kecamatan Kraton terdapat 1 ekor yang telah sembuh, dan Kecamatan Nguling mencatat 2 ekor sembuh.

Kasus cukup signifikan terjadi di Kecamatan Pasrepan dengan total 17 ekor ternak terdampak, terdiri dari 5 ekor sakit dan 6 ekor sembuh. Di Kecamatan Pohjentrek dan Prigen, masing-masing dilaporkan 1 ekor ternak sembuh dari PMK. Sedangkan Kecamatan Purwodadi mencatat 3 ekor sapi masih dalam kondisi sakit.

Lonjakan kasus paling tinggi terjadi di Kecamatan Puspo dengan total 77 ekor ternak terdampak. Dari jumlah tersebut, 13 ekor masih sakit, 51 ekor sembuh, dan 2 ekor dinyatakan mati akibat PMK. Di Kecamatan Rembang, tercatat 2 ekor ternak, masing-masing 1 ekor sakit dan 1 ekor sembuh. Kecamatan Sukorejo melaporkan 11 ekor terdampak, dengan rincian 3 ekor sakit dan 8 ekor sembuh.

Sementara itu, Kecamatan Tosari mencatat 1 ekor sapi masih sakit, dan Kecamatan Winongan melaporkan 14 ekor terdampak, terdiri dari 4 ekor sakit dan 10 ekor sembuh.

Kepala DKPPP Kabupaten Pasuruan, drh. Ainur Alfiyah, menegaskan bahwa akumulasi kasus PMK di 24 kecamatan tersebut, baik yang sakit, sembuh, maupun mati, secara keseluruhan mencapai 148 kasus.

“Dengan banyaknya kasus PMK yang tersebar di 24 kecamatan, kami langsung mengambil langkah cepat dan terukur. Sejak Januari hingga Februari 2026, kami telah menggencarkan vaksinasi PMK sebanyak 725 dosis,” tegas Ainur Alfiyah.

Baca Juga :  Ketua DPC GM FKPPI Pasuruan Resmi Laporkan Ribka Tjiptaning atas Dugaan Ujaran Kebencian Terkait Soeharto

Ia menjelaskan, Pemkab Pasuruan juga telah mendapatkan dukungan vaksin PMK dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan total alokasi mencapai 10 ribu dosis yang akan didistribusikan secara bertahap sesuai tingkat kerawanan wilayah.

Lebih lanjut, Ainur Alfiyah mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjadwalkan Bulan Bakti Vaksinasi PMK yang menyasar seluruh kecamatan terdampak.

“Pelaksanaan Bulan Bakti Vaksinasi PMK dilakukan di 24 kecamatan mulai Januari hingga Maret 2026 sebagai tahap pertama. Selanjutnya akan dilanjutkan tahap kedua pada bulan Juli hingga September 2026,” jelasnya.

DKPPP Kabupaten Pasuruan memastikan pengawasan lalu lintas ternak, edukasi peternak, serta pemantauan kesehatan hewan terus diperketat guna menekan penyebaran PMK dan melindungi keberlangsungan sektor peternakan rakyat. (dul)

Penulis : Dull

Berita Terkait

Bangun Karakter Generasi Muda KORMI Kabupaten Pasuruan Resmi Buka Kejurkab Paskibra 2026
Kepsek MAN 1 Pasuruan Ikuti PKKM Empat Tahunan Oleh Tim Penilai Kanwil Kemenag Jatim
Perkuat Sinergitas Penegak Hukum, Kapolres Pasuruan Jalin Silaturahmi Dengan TNI Dan Kejaksaan
Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil
Kolaborasi Dinas Kesehatan Bersama KORMI Gelar Cek Kebugaran Masyarakat Dalam Rangka GERMAS
Idul Adha Polres Pasuruan Salurkan 16 Sapi dan 57 Kambing Kurban untuk Masyarakat
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Merugikan Negara Polres Pasuruan Bersama Pemerintah Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bentuk Sinergitas Jogo Tulungagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pasca Insiden Pengerusakan Mapolsek Sukorejo Oleh Kelompok Massa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Miris! Seorang Pria Tewas Kesetrum di Kandang Ayam

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Parade Sound Horeg Gambiran STOP Jam 10 Malam Wajib Berhenti

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Beri Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Akibat Gagal Mendahului Mobil MBG Seruduk Truk Fuso

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Malang Pastikan Kawasan Jemplang Aman Dihari Ke Tujuh Karhutla

Berita Terbaru

Rumah warga daerah pesisir pantai Sidem yang terkena banjir rob (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Daerah

Banjir Rob Pantai Sidem Tulungagung, 4 Rumah Warga Terdampak

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:12 WIB

Bupati Malang, HM Sanusi di dampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka foto bersama dengan 34 anggota Pramuka sebelum berangkat ke bumi perkemahan Cibubur (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

34 Pramuka Kabupaten Malang Siap Tunjukkan Kemampuan di Jamnas XII Cibubur

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:48 WIB