Walikota Malang Terpilih Resmikan Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam 

- Redaksi

Minggu, 19 Januari 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam bersama Walikota Malang Wahyu Hidayat (Foto : Yani)

Personel Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam bersama Walikota Malang Wahyu Hidayat (Foto : Yani)

KOTA MALANG PENDOPOSATU.ID –  Walikota Malang terpilih, Wahyu Hidayat meresmikan Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam yang berada di bawah naungan Yayasan Gubuke Wong Ngalam (GWN). Kegiatan dilaksanakan di Mako Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam, Jalan Simpang Tenaga II. RT 06 RW 05 Kelurahan Blimbing Kecaman Blimbing Kota Malang. Minggu (19/1/2025).

Wahyu Hidayat mengapresiasi kelompok musik yang memiliki tagline “Nada Kecil, Perubahan Besar”. Menurutnya, tagline tersebut memiliki makna bahwa apapun yang kita perbuat, meskipun mulai dari hal kecil tapi memiliki dampak yang besar. “Saya melihat bahwa apa yang dilakukan oleh Yayasan Gubuke Wong Ngalam ini luar biasa baik dalam WA Group maupun masyarakat. Pada hari ini ada kegiatan yang berhubungan dengan musik. Nada Kecil, Perubahan Besar. Apapun yang kita perbuat, meskipun mulai dari hal kecil. Dari mimpi yang kecil dapat membawa perubahan yang besar dan tentunya itu adalah satu hal yang positif” tuturnya

“Kita hidup tanpa musik bagaikan sayur tanpa garam. Sesuatu dapat dipresentasikan dengan musik,” imbuh Wahyu.

Walikota Malang Terpilih Wahyu Hidayat saat memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Umum GWN Lili Ulifah (Foto : Yani)

Dikatakannya, GWN selalu hadir untuk memberikan suatu perhatian kepada masyarakat. “GWN yang senantiasa bermitra dengan kami dan memberikan kepastian kepada masyarakat, karena banyak berita yang memiliki tendensi dan hadirnya GWN dapat memberikan kepastian kepada masyarakat. GWN menjadi rujukan untuk dapat menyelesaikan permasalah dari pengaduan yang disampaikan masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengucapkan rasa terimakasih atas bantuan dan doa yang diberikan. “Dari kami pasangan WALI mengucapkan terimakasih atas dukungan dari masyarakat. Pemilihan Kepala Daerah telah usia. Kita lupakan perbedaan, kita rajut kebersamaan. Dan disini, kita saling mengingatkan akan janji politik. Dalam menjalankan amanah sebagai Walikota dan Mas Ali sebagai Wakil Walikota. Semoga saya dapat amanah,” harapnya.

Baca Juga :  Bakesbangpol Kabupaten Malang Dorong Masyarakat Jadi Agen Penjaga Kebhinekaan

Ia pun mengucapkan selamat atas tasyakuran berdirinya Seni Irama Gubuk Ngalam. “Semoga seperti Rhoma Irama walaupun beliau tidak mengeluarkan lagu lama tapi lagu barunya selalu dapat dikenang. Irama semoga dapat memberikan warna bagi masyarakat Kota Malang,” ucapnya.

Kemudian, Ketua Umum GWN Lili Ulifah menyampaikan Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam didirikan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui seni dan budaya. “Program ini diharapkan dapat menjadi wadah kreativitas bagi masyarakat. Khususnya generasi muda di Kota Malang serta memperkuat identitas budaya lokal sebagai bagian dari warisan bangsa,” jelas Lili.

Peresmian ini merupakan wujud nyata dari kerja keras, kebersamaan dan semangat gotong-royong yang telah dijalani bersama. “Yayasan ini berdiri dengan visi untuk menjadi tempat dimana ide-ide kreatif, seni dan pemberdayaan masyarakat dapat tumbuh dan berkembang demi kemajuan bersama,” terangnya.

Dirinya pun mengajak agar GWN dapat menjadi rumah bersama untuk berbagi ilmu, berkesenian dan menjalin solidaritas. “Kami yakin dengan berkolaborasi. Kita mampu menciptakan dampak nyata untuk generasi sekarang dan masa depan. Semoga langkah ini menjadi awal dari perjuangan yang lebih besar untuk membawa positif bagi Kota Malang,” harap Lili.

Hal senada disampaikan Sukaji selaku Ketua Bidang Seni Irama Gubuk Ngalam. Ia menyampaikan bahwa musik adalah bahasa universal yang dapat menyatukan berbagai perbedaan. Menjadi media untuk menyalurkan kreativitas, sekaligus sarana untuk menginspirasi masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadikan bidang musik ini sebagai ruang kolaborasi pengembangan bakat dan tentunya hiburan yang mendidik” ungkapnya.

Ia pun memaparkan bahwa Seni Irama Gubuk Ngalam memiliki logo meliputi Kata Irama, Tagline Nada Kecil, Perubahan Besar, Lima Panel Warna-warni, Notasi Musik, Siluet Wajah Bernyanyi, Logo Yayasan Gubuke Wong Ngalam serta teks Gubuke Ngalam yang secara keseluruhan menggambarkan proyek atau program yang menggunakan seni musik untuk pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Berdayakan Pembuat Hiasan Hantaran, PKH Tumpang Malang Gelar Pembinaan Para KPM

“Pesan utamanya adalah bahwa hal-hal kecil seperti nada dalam musik dapat menciptakan dampak yang besar jika dikelola dengan baik. Melalui kreativitas, harmoni dan kerjasama. Yayasan Gubuke Wong Ngalam berkomitmen untuk mendorong perubahan positif di masyarakat,” pungkasnya. (Yani)

Penulis : Hariani

Editor : Nes

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 04:00 WIB

Arus Mudik Malang Terkendali, Satlantas Pastikan Siaga Penuh dan Antisipasi Puncak Arus Balik

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:33 WIB

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:47 WIB

Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:18 WIB

Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo

Berita Terbaru