Polres Malang Selidiki Ambruknya Kandang Ayam, Dua Tewas

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Petugas dari jajaran Polres Malang saat melakukan olah TKP di kandang ayam

Ket foto. Petugas dari jajaran Polres Malang saat melakukan olah TKP di kandang ayam

Malang, pendoposatu.id – Tragedi robohnya kandang ayam dua lantai di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026), menelan dua korban jiwa dan menyebabkan tiga pekerja lainnya mengalami luka-luka. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu kini dalam penyelidikan intensif aparat dari Polres Malang, jajaran Polda Jawa Timur.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat lima pekerja berada di dalam bangunan kandang untuk menjalankan aktivitas rutin. Tanpa tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, struktur bangunan dua lantai dengan sistem penyangga kayu tiba-tiba runtuh. Material kayu dan rangka bangunan seketika ambruk dan menimpa para pekerja hingga sebagian terjebak di bawah puing-puing.

Dua korban meninggal dunia diketahui berinisial RH (24), warga Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, serta TR (20), warga Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Keduanya diduga tertimbun material bangunan dan mengalami luka berat di bagian tubuh vital.

Sementara itu, tiga pekerja lainnya yakni Y (35), YF (31), dan RTS (31), seluruhnya warga Desa Wonosari, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami luka. Mereka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menegaskan bahwa aparat segera bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat dan menghindari risiko tambahan.

“Kami sudah melaksanakan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi untuk mengungkap penyebab pasti runtuhnya bangunan,” ujar Bambang, Selasa (24/2/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, dugaan sementara mengarah pada faktor kelebihan beban pada konstruksi bangunan dua lantai yang menggunakan penyangga berbahan kayu. Namun demikian, pihak kepolisian belum menarik kesimpulan final dan masih mendalami kemungkinan adanya faktor teknis lain maupun unsur kelalaian.

Baca Juga :  Tim Gabungan Intensifkan Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Balekambang

Menurut Bambang, penyidik juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna menelusuri aspek konstruksi, standar keamanan bangunan, serta sistem perencanaan kandang bertingkat tersebut.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran prosedur atau unsur pidana yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

“Penyelidikan masih terus kami dalami untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana maupun kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses investigasi masih berlangsung. Aparat memastikan seluruh fakta akan dibuka secara transparan setelah pemeriksaan teknis dan keterangan saksi rampung dilakukan.

Penulis : nes

Berita Terkait

JMSI Malang Raya Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Khotmil Qur’an dan Tasyakuran
Polres Malang Turun Langsung dalam Gerakan ASRI, Bersihkan 2 Kilometer Pantai Balekambang
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Polres Malang Bidik Pelanggaran Fatal Lalu Lintas
Warga Hilang Diduga Terseret Ombak di Pantai Balekambang, Pencarian Intensif Libatkan TNI-Polri dan SAR
Ledakan Ketel Pabrik Tahu di Pakisaji Malang Tewaskan Pekerja, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian
Polres Malang Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Hati Nurani
Polres Malang Libatkan Orang Tua Cegah Bullying, Sosialisasi Digelar di SDN 02 Sukodadi Wagir
Curat Rumah Warga Tumpang Terbongkar, Pelaku Beraksi Saat Korban Terlelap, Penadah Ikut Diciduk
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:39 WIB

Dari Tumpang, Pemerintah Pacu Kemandirian Bibit Unggas dan Perkuat Rantai Pasok Pangan Desa

Senin, 23 Februari 2026 - 22:11 WIB

MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan, Menko Pangan Pastikan Distribusi Gizi di Ponpes Malang Aman dan Tepat Sasaran

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:50 WIB

Aisyah Ar-Rumy Wakili Indonesia di Festival Tahfidz Dubai, Bupati Malang Serahkan Dukungan Rp30 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

SMK Ar-Roudloh Gedangan Resmi Launching 2026, 260 Siswa Nikmati Sekolah dan Mondok Gratis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:54 WIB

Peringati HPN 2026, DLH Kabupaten Malang Ikut Sukseskan Aksi Tanam 1000 Pohon di Bantaran Sungai Wendit

Senin, 16 Februari 2026 - 12:47 WIB

GP Ansor Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Era Baru Organisasi Digital dan Distribusi Kader Dimulai

Senin, 16 Februari 2026 - 12:28 WIB

Pelantikan GP Ansor Kabupaten Malang 2025–2029 Diharapkan Langsung Bergerak Nyata, Makhrus Sholeh: Jangan Hanya Seremonial

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:30 WIB

Bupati Sanusi Hadiri Soft Opening Kin No Tori Halal di Villa Puncak Tidar Dau

Berita Terbaru

Ket foto. Petugas dari jajaran Polres Malang saat melakukan olah TKP di kandang ayam

Polres Malang

Polres Malang Selidiki Ambruknya Kandang Ayam, Dua Tewas

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:52 WIB

Dokumen foto: kepala desa Kedungboto Subandi dengan trucknya yang pecah kacanya

Pasuruan

Kades Kedungboto Beji Di Ludahi dan Dipukul Warganya Sendiri

Selasa, 24 Feb 2026 - 04:10 WIB