GP Ansor Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Era Baru Organisasi Digital dan Distribusi Kader Dimulai

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Pelantikan pengurus baru GP Ansor Kabupaten Malang

Ket foto. Pelantikan pengurus baru GP Ansor Kabupaten Malang

 

Malang, pendoposatu.id – Kepengurusan baru Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Pendopo Kabupaten Malang, Minggu (15/02/2026). Momentum ini menandai babak baru transformasi organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama tersebut, dengan fokus utama pada distribusi kader berbasis kompetensi serta penerapan sistem digital terintegrasi.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, H. Fakhrurrozi, S.E., M.M., menegaskan bahwa periode kepemimpinannya kali ini tidak lagi bertumpu pada kuantitas kader semata, melainkan pada optimalisasi dan penempatan kader sesuai kapasitas masing-masing.

“Empat tahun terakhir kami fokus kaderisasi. Sekarang saatnya distribusi kader sesuai bidangnya. Program harus terukur, terstruktur, dan bisa dievaluasi dengan jelas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pendekatan terukur berarti organisasi harus mampu memetakan potensi internal secara detail, mulai dari latar belakang pendidikan, keahlian, hingga pengalaman kader di berbagai sektor. Seluruh program kerja akan disusun melalui perencanaan matang dan pembahasan komprehensif agar hasilnya dapat diukur secara objektif.

Sebagai langkah konkret, PC GP Ansor Kabupaten Malang meluncurkan sistem berbasis big data untuk memperkuat tata kelola organisasi. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi potensi kader secara akurat sekaligus menjadi basis pengambilan keputusan strategis.

“Dengan big data, tidak boleh ada lagi kader potensial yang tidak terdeteksi. Ketika ada peluang usaha atau pekerjaan, kita sudah memiliki data yang jelas dan siap digunakan,” ujarnya.

Digitalisasi juga akan diterapkan dalam administrasi organisasi. Ke depan, setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga tingkat ranting memiliki fitur tersendiri untuk mengunggah laporan kegiatan dan keuangan secara digital. Sistem akreditasi kegiatan pun akan dilakukan secara daring guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Agenda Besar Bakorwil Malang, Jadikan Kawasan Selatan Jawa Timur sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Secara keseluruhan, GP Ansor Kabupaten Malang memiliki sekitar 20 ribu kader. Namun, Fakhrurrozi mengakui sistem pendataan masih perlu disempurnakan, termasuk penguatan Kartu Tanda Anggota (KTA) agar lebih tertata dan terintegrasi.

“Pendataan harus rapi dan terkelola. Setelah pelantikan, seluruh bidang harus langsung bergerak. Tidak ada waktu untuk stagnan,” katanya.

Program kerja periode 2025–2029 akan diselaraskan dengan agenda pemerintah daerah maupun nasional. Fokus utama meliputi penguatan ketahanan pangan, peningkatan peran kader dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, layanan kesehatan seperti pengobatan gratis, serta penguatan sektor ekonomi berbasis pemberdayaan kader.

Dari sekitar 20 bidang yang aktif—mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga sosial—kepengurusan baru berkomitmen memaksimalkan potensi kader muda yang dinilai memiliki energi, kreativitas, dan kompetensi mumpuni.

Sementara itu, Penasihat Banser Kabupaten Malang, Gus Ali Murtadho, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas Ansor dan Banser serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Periode sebelumnya sangat membanggakan. Dua kali apel akbar Banser dengan 10 ribu anggota mendapat apresiasi dari wilayah dan pusat. Prestasi itu harus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tantangan ke depan semakin kompleks sehingga kekompakan internal dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama.

Pelantikan ini menjadi penegasan komitmen GP Ansor Kabupaten Malang untuk tampil sebagai organisasi kepemudaan yang modern, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus berperan aktif dalam menjaga kondusivitas serta mendorong kemajuan Kabupaten Malang melalui kekuatan kader mudanya.

Penulis : nes

Berita Terkait

Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru Sebagai Katalisator Pembangunan Dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan
Bongkar Ratoon Jadi Senjata Percepat Swasembada Gula, Produktivitas Tebu Nasional Digenjot dari Malang
Dinas PU Bina Marga Fokus Pembangunan Jalan, PJU Dan Jembatan Di Tahun 2026
Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kinerja DPKPCK Kabupaten Malang
Bantuan Bapenda Malang Belum Cair, Pembangunan Loket Baru Pantai Pasir Panjang Terhambat
Camping di Pantai Balekambang Makin Diminati, 366 Paket Starlight Festival Ludes Terjual
Sekdin Pendidikan Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding
Jelang Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Permintaan LPG 3 Kg di Malang Raya Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:02 WIB

Bakorwil Malang Tegaskan Peran Baru Sebagai Katalisator Pembangunan Dan Penggerak Ekonomi Kawasan Selatan

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Bongkar Ratoon Jadi Senjata Percepat Swasembada Gula, Produktivitas Tebu Nasional Digenjot dari Malang

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:56 WIB

Dinas PU Bina Marga Fokus Pembangunan Jalan, PJU Dan Jembatan Di Tahun 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25 WIB

Sidang Gugatan PTSL Desa Randupitu, Kuasa Hukum Penggugat Dinilai Cacat Formil

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kinerja DPKPCK Kabupaten Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 15:58 WIB

Megawati Ajak Masyarakat Menjaga Sejarah, Keadilan, Nilai Demokrasi, Saat Resmikan Renovasi Istana Gebang

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:09 WIB

Camping di Pantai Balekambang Makin Diminati, 366 Paket Starlight Festival Ludes Terjual

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:38 WIB

Banyaknya Jalan Berlubang Di Kota Malang, Mencelakai Pengendara Motor

Berita Terbaru

Paripurna DPRD dan Pemda Kabupaten Malang

Kabupaten Malang

Fraksi PDI Perjuangan Soroti Kinerja DPKPCK Kabupaten Malang

Selasa, 16 Jun 2026 - 11:06 WIB