Ketua Komisi I DPRD Malang Dampingi Sosialisasi Kebun B2SA untuk Ketahanan Pangan

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amarta Faza, ST, M.Sos., Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang

Amarta Faza, ST, M.Sos., Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang

PENDOPOSATU.ID, KABUPATEN MALANG – Kabupaten Malang gencarkan ketahanan pangan melalui pengembangan Kebun B2SA (Beragam, Bergizi, Sehat, Aman). Di Desa Jambearjo, Kecamatan Tajinan, inisiatif ini disosialisasikan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang pada Selasa (6/5/2025).

Program B2SA yang didukungan penuh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, ST, M.Sos., memberikan sambutan terkait program pelatihan dan sosialisasi program B2SA kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung visi Presiden untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan itu berarti pangan harus tersedia sepanjang waktu dan terjangkau oleh masyarakat. Tiga hal ini yang ingin kita wujudkan di Kabupaten Malang, khususnya saat ini di Desa Jambearjo,” ujar Amarta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lahan desa yang belum optimal untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan yang beragam, bergizi, sehat, dan aman (B2SA).

“Di sini lahan yang ada di desa yang punya potensi belum termanfaatkan, kita manfaatkan untuk menanam yang hasilnya nanti bisa menjadi bagian dari pangan masyarakat,” jelasnya.

Konsep ini mirip dengan urban farming di perkotaan, namun diterapkan di lahan pedesaan untuk menghasilkan pangan bergizi lengkap, tidak hanya karbohidrat.

“Komitmen ini juga supporting untuk memberantas stunting. Kita fokus pada perbaikan pola makan masyarakat yang selama ini didominasi karbohidrat, menjadi pola makan yang beragam, termasuk protein, buah-buahan, sayuran, dan mineral dari hasil kebun ini,” jelasnya.

Terkait komoditas unggulan, tim dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang juga akan melakukan kajian potensi daerah untuk menentukan jenis tanaman yang paling sesuai dan akan mendapatkan dukungan.

Baca Juga :  DPRD Malang Dorong Perlindungan Hukum Cagar Budaya dan Kolaborasi Pelestarian yang Berkelanjutan

Amarta Faza mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan solusi dewan untuk mendukung ketahanan pangan melalui program Pokok-pokok Pikiran
(Pokir) dengan memberikan dukungan langsung mewujudkan ketahanan pangan.

“Jadi solusi yang kita lakukan seperti yang kita lakukan hari ini melalui program Pokir Saya, ini adalah program untuk bagaimana mewujudkan ketahanan pangan,” tandasnya.

Selain pelatihan dan sosialisasi yang dilaksanakan pada hari itu, program ini juga akan memberikan dukungan berupa benih dan sarana lain untuk menunjang keberhasilan kebun B2SA di Jambearjo.

“Untuk saat ini kita fokus di ketahanan pangan dulu, bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan, dan tidak menutup kemungkinan kalau nanti memungkinkan dari dinas-dinas yang lain, pastinya kita akan bersinergi ke depannya,” tegasnya.

Ketua Fraksi NasDem tersebut mengatakan untuk realisasi bantuan ini dijanjikan akan dilakukan dalam waktu dekat, pada tahun ini juga.

Sementara itu, Pemerintah Desa Jambearjo juga memberikan apresiasi atas program yang digelar hari ini dengan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang.

Kepala Desa Jambearjo, Bambang Mawardi

Kepala Desa Jambearjo, Bambang Mawardi menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitasi dari Amarta Faza.

“Saya selaku kepala desa Jambearjo sangat merasa dibantu sekali terkait masalah kebutuhan-kebutuhan masyarakat, apalagi yang ada hubungan dengan program pemerintah pusat itu, kami sangat merasa difasilitasi,” pungkasnya.

Ia berharap sinergi ini terus berlanjut dan sesuai dengan harapan masyarakat desa. Ia menambahkan bahwa Desa Jambearjo memiliki potensi besar di sektor perkebunan, dengan banyaknya petani tebu, sayur, dan palawija.

Pihaknya berharap Desa Jambearjo menjadi salah satu prioritas untuk program ketahanan pangan dengan dukungan dan pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Malang.

Untuk saat ini, fokus utama adalah pada sektor pertanian untuk ketahanan pangan, namun tidak menutup kemungkinan adanya sinergi dengan dinas lain untuk mengembangkan sektor peternakan di masa depan.

Penulis : Gus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Malang Tegaskan Penguatan Sekolah Unggulan, SMPN 1 Bululawang Dinilai Berprestasi namun Masih Kekurangan Sarana
Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026
Pelayanan Dispendukcapil Pasuruan Disorot, Urus KTP Anak Warga Bangil Mandek Lebih dari Sebulan
Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti
Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas
Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan
Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB