Ketua DMI Kabupaten Malang Dorong Penguatan Jamaah saat Peletakan Batu Pertama Masjid An Nur 3 Al Qusyairi

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang, KH. Imam Sibaweh saat diwawancara awak media usai acara

Ket foto. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang, KH. Imam Sibaweh saat diwawancara awak media usai acara

 

Malang, pendoposatu.id – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang, KH. Imam Sibaweh, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren An Nur 3 Al Qusyairi di Bululawang, Senin (24/11/2025).

Ketua DMI Kabupaten Malang ini menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pendidikan umat.

“Masjid harus menjadi tempat menegakkan sholat lima waktu. Masyarakat juga harus diajak sholat berjamaah, dan setiap masjid wajib mengadakan majelis taklim,” ujar KH. Imam Sibaweh.

DMI Kabupaten Malang saat ini telah membentuk 6.500 pengurus masjid. Targetnya, jumlah tersebut dituntaskan menjadi 7.000 pengurus pada akhir tahun. Sementara itu, total 2.700 masjid telah terdaftar resmi di bawah naungan DMI.

Dalam program penilaian kelayakan masjid 2025, Masjid Nurul Hasanah Desa Gedok, Kecamatan Turen, terpilih sebagai masjid terbaik. Program ini kembali dilanjutkan tahun depan.

“Penilaian ini juga masuk inovasi government dari Kemenpan RB dan Kemendagri, salah satunya melalui program Bupati Malang Subuh Keliling (Suling) yang hanya ada di Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Masjid yang dibangun di An Nur 3 Al Qusyairi nantinya berfungsi sebagai masjid transit yang dapat digunakan masyarakat maupun wisatawan untuk singgah dan beribadah.

Terkait perizinan pembangunan masjid, KH. Imam Sibaweh menyampaikan komitmen pemerintah daerah.

“Pak Bupati Malang berjanji IMB untuk masjid akan digratiskan,” katanya.

Dalam acara tersebut, kepedulian masyarakat juga terlihat. Seorang warga setempat, pemilik warung bernama Pak Untung, menyatakan kesiapannya mendukung kegiatan keagamaan.

“Beliau berjanji jika ada kegiatan untuk 1.000 masyarakat, Pak Untung yang akan menyediakan makanannya,” ujar KH. Imam Sibaweh.

Pembangunan Masjid dan Pesantren An Nur 3 Al Qusyairi diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah Bululawang serta memperkuat peran masjid dalam membina umat.

Baca Juga :  Bupati Malang Tinjau SMPN 1 Karangploso, Fokus Pada Sekolah Unggulan dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB