Malang, pendoposatu.id – Minat masyarakat terhadap wisata berbasis pengalaman (experience tourism) di Pantai Balekambang terus meningkat. Hal itu terlihat dari habis terjualnya seluruh paket camping dalam gelaran Starlight Festival Balekambang 2026, yang menghadirkan konsep menginap di tepi pantai dengan berbagai atraksi hiburan hingga dini hari.
Sebanyak 366 paket camping yang disiapkan panitia terjual penuh. Setiap paket dapat digunakan hingga empat orang, sehingga jumlah pengunjung yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai lebih dari seribu peserta.
Kepala Unit Balekambang, Wijang Erlangga Pratama, mengatakan antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi, bahkan mayoritas berasal dari luar Kabupaten Malang.
“Pesertanya datang dari berbagai daerah, mulai Jakarta, Bogor, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan lainnya. Sekitar 60 persen berasal dari luar Malang,” ujarnya saat ditemui di Pantai Balekambang, Sabtu (13/6/2026).
Tingginya animo wisatawan tersebut menunjukkan bahwa konsep wisata yang menggabungkan camping, hiburan musik, dan atraksi malam hari semakin diminati, terutama oleh kalangan mahasiswa, pekerja muda, dan keluarga muda.
Untuk menciptakan pengalaman berbeda, panitia menyiapkan suasana pantai yang dihiasi sekitar 1.000 lilin yang tersebar di sepanjang area kegiatan. Ribuan cahaya tersebut menjadi latar utama berbagai aktivitas yang berlangsung sejak sore hingga malam.
Acara diawali dengan penampilan musik senja dan DJ performance saat matahari mulai tenggelam. Setelah itu, suasana dilanjutkan dengan hiburan musik dari band yang mengiringi peserta menikmati malam di kawasan pantai selatan.
Puncak kegiatan berlangsung saat peserta bersama-sama menerbangkan lampion ke langit malam. Momen tersebut dipadukan dengan pertunjukan kembang api dan tata cahaya yang menghiasi kawasan Pantai Balekambang.
“Momen penerbangan lampion menjadi acara utama. Bersamaan dengan itu ada kembang api dan lighting yang diiringi penampilan band,” kata Wijang.
Tidak hanya menyuguhkan hiburan malam, panitia juga menyiapkan kegiatan interaktif pada pagi hari. Peserta diajak mengikuti perang air massal menggunakan pistol air yang telah disediakan dalam setiap paket camping.
“Kami ingin acara ini bisa dinikmati semua kalangan, termasuk anak-anak dan keluarga. Karena itu kami siapkan permainan perang air sebagai penutup kegiatan,” jelasnya.
Dalam paket camping, peserta memperoleh fasilitas tenda, matras, kasur, lampu tenda, lilin LED, dan dua pistol air. Paket VIP dipasarkan seharga Rp300 ribu, sedangkan paket standar Rp200 ribu dengan perbedaan pada lokasi tenda dan fasilitas tempat tidur.
Keberhasilan Starlight Festival menghabiskan seluruh kuota camping menjadi indikator kuat bahwa wisata berbasis event di Pantai Balekambang memiliki daya tarik besar. Pengelola pun berencana melanjutkan berbagai agenda wisata serupa untuk menjaga tren kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan Kabupaten Malang tersebut.
Penulis : nes
Editor : Redaksi










