Bupati dan DPRD kabupaten Malang Sepakati Pembentukan Perda dan Raperda APBD 2026

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Rapat Paripurna DPRD kabupaten Malang pembahasan pembentukan Perda dan Raperda APBD tahun anggaran 2026

Ket foto. Rapat Paripurna DPRD kabupaten Malang pembahasan pembentukan Perda dan Raperda APBD tahun anggaran 2026

Malang, pendoposatu.id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Kamis (27/11/2025), menetapkan kesepakatan bersama antara Bupati Malang H.M. Sanusi dan DPRD terkait Program Pembentukan Perda 2026 serta Raperda APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2026.

Bupati Malang H.M. Sanusi menyatakan bahwa pemerintah daerah dan DPRD telah mencapai persetujuan final atas Raperda APBD 2026.

“Pada prinsipnya kami bersama DPRD menyetujui Raperda APBD 2026. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pimpinan dan anggota dewan,” ujarnya.

Sanusi menegaskan dukungan seluruh pemangku kepentingan tetap dibutuhkan untuk menjaga kredibilitas dan kesehatan APBD. Raperda APBD segera disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sesuai ketentuan.

Ket foto. Penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD kabupaten Malang

APBD 2026 difokuskan pada tema: “Pemulihan Ekonomi melalui Pengembangan Ekonomi Lokal, Sektor Unggulan, dan Penguatan SDM.” Program diarahkan pada perluasan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, serta penguatan layanan sosial dasar.

Meski demikian, pendapatan transfer tahun 2026 mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan surat Kemenkeu dan Pemprov Jatim, Kabupaten Malang mengalami penurunan pendapatan transfer sebesar 18,34%, atau sekitar Rp644 miliar. Hal ini berdampak pada penurunan anggaran seluruh perangkat daerah.

Sementara itu, DPRD melalui juru bicaranya memaparkan hasil pembahasan Banggar dan TAPD. Pendapatan Daerah 2026 ditetapkan sebesar Rp4,33 triliun, turun 10,89% dari APBD 2025. Rinciannya meliputi PAD sebesar Rp1,22 triliun dan Pendapatan Transfer sebesar Rp3,10 triliun. Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp4,47 triliun, dengan Penerimaan Pembiayaan Rp153,7 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp11,5 miliar.

DPRD menegaskan bahwa pembangunan 2026 diarahkan pada lima prioritas, yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi lokal, peningkatan tata kelola pemerintahan, peningkatan ketertiban umum dan karakter masyarakat, serta pemerataan infrastruktur dan ketangguhan bencana.

DPRD juga mengingatkan pentingnya target PAD yang realistis dan berbasis potensi riil daerah. Pemerintah daerah diminta memperkuat komunikasi dengan pemerintah provinsi, pusat, dan lembaga nonpemerintah untuk mendukung kebutuhan pendanaan.

Baca Juga :  Semakin di Serang dan di Fitnah, Masyarakat Makin Cinta Kepada Abah Anton

Raperda APBD 2026 telah mendapatkan persetujuan seluruh fraksi dan segera memasuki tahapan penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.

Hadir pada Rapat Paripurna DPRD kabupaten Malang, Forkopimda atau yang mewakil, Ketua , Wakil Ketua beserta seluruh anggota DPRD dan Organisasi Perangkat Daerah serta Camat.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB