Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

 

TAJUK, PENDOPOSATU.ID — ‘Kursi’ Ketua KONI Kabupaten Malang kini berada dalam pusaran perhatian publik. Sejumlah figur bermunculan mendaftar berharap ‘mendudukinya’, termasuk mereka yang masih memegang jabatan strategis di ruang kekuasaan.

Dinamika ini menandai bahwa posisi Ketua KONI tak sekadar urusan organisasi olahraga, melainkan telah menjadi ‘kue’ yang diperebutkan.
Situasi ini tidak berdiri begitu saja. KONI Kabupaten Malang belakangan disorot akibat persoalan tata kelola yang disebut-sebut berujung pada proses hukum.

Meski detail perkara belum dipaparkan secara terbuka, bayang-bayang masalah tersebut cukup untuk menegaskan bahwa organisasi ini sedang membutuhkan pembenahan serius, bukan sekadar pergantian figur.
Dalam konteks itu, pemilihan ketua seharusnya diarahkan pada upaya memulihkan marwah organisasi. KONI membutuhkan kepemimpinan yang fokus, independen, dan berjarak dari potensi konflik kepentingan.

Beban tersebut sulit dipikul jika ‘kursi’ ketua dijalankan bersamaan dengan jabatan publik lain yang sama-sama menuntut perhatian dan kewenangan.
Masuknya pejabat aktif ke dalam kontestasi mempertebal pertanyaan kepantasan. Rangkap peran berpotensi mengaburkan batas antara kepentingan organisasi olahraga dan kepentingan institusional lain, terutama dalam pengelolaan anggaran, pengambilan keputusan strategis, serta relasi dengan pemerintah daerah.

Namun disisi lain, bisa jadi para legislator yang mencalonkan diri misal kemudian terpilih, bakal lebih gampang ‘dok palu’ terkait dana-dana hibah atau mendapatkan ‘kue-kue’.

Cabang olahraga sebagai pemilik suara berada pada posisi menentukan. Pilihan yang diambil bukan hanya soal siapa yang menang, namun arah apa yang bakal dituju KONI Kabupaten Malang.
Apakah menjadi rumah pembinaan atlet yang profesional dan bersih, atau terus terjebak dalam pusaran kepentingan yang menjauhkan organisasi dari tujuan utamanya?

Kursi KONI Kabupaten Malang lagi ramai diperbincangkan. Publik, bukan hanya melihat para calon, tetapi bagaimana tantangan calonnya berkomitmen, atas janji untuk memperjuangkan prestasi olah raga Kabupaten Malang secara baik dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Panen Kejujuran, Inovasi Camat Pakisaji Tanamkan Integritas Lewat Ketahanan Pangan dan UMKM

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:40 WIB

Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang Sepi Peminat, Darmadi Jadi Pendaftar Tunggal Musorkablub 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:15 WIB

Komisi I DPRD Malang Warning Keras Pansel: Jangan Main-main dalam Seleksi JPTP, Semua Aduan Akan Ditindaklanjuti

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:55 WIB

Hujan Deras Disertai Angin, Pohon Sonokeling Tumbang di Turen, BPBD Kabupaten Malang Bergerak Cepat Amankan Lalu Lintas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:14 WIB

Pemkab Malang Buka Selter JPT Pratama, Lima OPD Kosong Tapi BKN Hanya Setujui Tiga Jabatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:17 WIB

Ground Breaking Kantor Baru dan Panen Raya Melon, MTC Perkuat Gerakan Sosial, Olahraga, dan Ketahanan Pangan

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:49 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang Pastikan Panggil DPKPCK, Dugaan Fee Proyek PL Akan Dibuka ke Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:24 WIB

Akses Warga Selatan Malang Pulih, Jembatan Madakaripura Bantur Kembali Dibuka Usai Rusak Parah Akibat Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:08 WIB

Pengawasan Legislatif Dipertanyakan, Ketua Komisi III DPRD Malang Dinilai Tidak Tegas Sikapi Dugaan Fee Proyek di DPKPCK

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB