Tahun 2026, Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Bedah 125 Rumah Tidak Layak Huni

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Eko Bagus Wibowo Kadis Perkim kab. Pasuruan

Foto : Eko Bagus Wibowo Kadis Perkim kab. Pasuruan

Spread the love

 

Pasuruan, pendoposatu.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana sekitar Rp2,5 miliar untuk program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyasar 125 unit rumah di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025, yang hanya mencapai 49 unit rumah. Kenaikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus W, mengatakan bahwa anggaran tersebut telah dipersiapkan secara matang dan akan direalisasikan melalui APBD tahap dua tahun 2026.

“Tahun 2026 ini kami rencanakan menggelontorkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk program RTLH. Kalau tahun 2025 kemarin terealisasi 49 unit, maka tahun ini meningkat menjadi 125 unit rumah yang akan kami realisasikan,” ujar Eko, Selasa (20/1/2026).

Menurut Eko, setiap unit rumah mendapatkan alokasi anggaran minimal Rp20 juta, yang diperuntukkan bagi kebutuhan dasar perbaikan rumah agar layak huni.

“Rinciannya, Rp16 juta digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan Rp4 juta dialokasikan untuk upah tenaga kerja,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya menargetkan seluruh 125 unit RTLH tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

“Kami berharap target 125 unit rumah ini bisa terealisasi seluruhnya. Anggaran sudah kami siapkan dan insyaallah pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan,” pungkas Eko.

Program RTLH ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan layak bagi warga Kabupaten Pasuruan.

Penulis : Dul

Berita Terkait

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya
Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan
Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi
‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta
Kemenkes Siapkan Sistem Rujukan di RSUD Dr.Iskak Tulungagung
Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’
Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa
Kepala Bakorwil Malang Dorong Kopi Amstirdam Naik Kelas, Dari Komoditas Lokal Menuju Brand Global

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:37 WIB

Peringati HUT Pasuruan Desa Oro-oro Ombo Kulon Gelar Karnaval Budaya

Sabtu, 26 September 2026 - 00:20 WIB

Reses Saifudin Zuhri Serap Aspirasi Masyarakat Lewat Pendidikan

Jumat, 25 September 2026 - 20:02 WIB

Pembangunan Pasar Karangploso Kajian Dari Disperindag Sampai Persetujuan Bupati Malang

Jumat, 25 September 2026 - 19:39 WIB

Tujuh Penari Gandrung Hiasi Perjalanan Kereta Api Sangkuriang Menuju Banyuwangi

Jumat, 25 September 2026 - 18:11 WIB

‎HUT Pasuruan KORMI Gelar Senam Bersama di Taman Candra Wilwatikta

Jumat, 25 September 2026 - 17:18 WIB

Ketum JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Jumat, 25 September 2026 - 17:01 WIB

Dinas Pertanian dan Pangan Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ‘Gizi Untuk Banyuwangi’

Jumat, 25 September 2026 - 14:08 WIB

Polsek Muncar Terjunkan Personel Guna Amankan Kejurwil X Pagar Nusa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page