Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang Gelar Syukuran Penganugerahan Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Fraksi PKB DPRD kabupaten Malang menggelar syukuran atas penganugerahan kepahlawanan pada tiga tokoh

Ket foto. Fraksi PKB DPRD kabupaten Malang menggelar syukuran atas penganugerahan kepahlawanan pada tiga tokoh

 

Malang, pendooposatu.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Malang menggelar acara syukuran kepahlawanan tiga tokoh besar bangsa, yakni Syaikhona Kholil, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Marsinah, di ruang rapat DPRD Kabupaten Malang, Kamis (13/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD lintas fraksi, para tokoh masyarakat, serta kader PKB. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas perjuangan dan jasa besar tiga tokoh tersebut bagi bangsa Indonesia.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, Abdulloh Satar, S.E., M.M., menyampaikan bahwa ketiga tokoh tersebut merupakan figur teladan yang berjuang di bidang yang berbeda namun memiliki satu semangat yang sama — memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

“Kami sebagai kader PKB sangat bersyukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini. Tiga tokoh ini adalah teladan bagi kita semua, baik dalam bidang agama, demokrasi, maupun perjuangan hak-hak buruh,” ujar Abdulloh Satar.

Menurutnya, Syaikhona Kholil merupakan sosok ulama besar dan pendidik yang memiliki peran sentral dalam berdirinya Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU). Beliau adalah guru dari Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU.

“Syaikhona Kholil adalah tokoh agama dan pendidik yang menginisiasi berdirinya jamiyah Nahdlatul Ulama. Beliau memberi isyaroh kepada KH. Hasyim Asy’ari untuk mendirikan NU. Dari sanalah kemudian lahir organisasi yang turut berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan,” ungkap Abdulloh.

Ia menambahkan, jasa Syaikhona Kholil sangat besar bagi bangsa ini, bahkan murid beliau, KH. Hasyim Asy’ari, lebih dahulu dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Baru pada tahun 2025 inilah, Syaikhona Kholil mendapatkan anugerah Pahlawan Nasional dari pemerintah. Ini bentuk keadilan sejarah yang patut kita syukuri,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Malang Kawal Pengisian JPTP, Redam Guruh: Jangan Tambah Beban Kerja

Selain Syaikhona Kholil, PKB juga bersyukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) — tokoh demokrasi, pluralisme, dan Presiden ke-4 Republik Indonesia.

“Gus Dur adalah simbol demokrasi dan pluralisme di Indonesia. Beliau tokoh yang mampu menyatukan berbagai golongan. Selain itu, Gus Dur juga merupakan salah satu dari lima deklarator PKB. Maka wajar bila seluruh kader PKB sangat bangga atas pengakuan kepahlawanan beliau,” tutur Abdulloh.

Tokoh ketiga yang disyukuri dalam acara tersebut adalah Marsinah, aktivis buruh yang gugur dalam perjuangan menegakkan hak-hak kaum pekerja pada tahun 1993.

“Bu Marsinah adalah pejuang buruh yang memperjuangkan keadilan bagi para pekerja. Ia meninggal dunia karena memperjuangkan hak-hak buruh yang saat itu tidak diberikan oleh para pengusaha. Perjuangannya menginspirasi kita semua untuk terus menegakkan keadilan,” kata Abdulloh.

Abdulloh juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh kader PKB, tetapi juga terbuka bagi seluruh anggota dewan dari berbagai partai.

“Yang hadir hari ini bukan hanya kader PKB. Kita juga mengundang pimpinan dewan, ketua-ketua fraksi, dan pimpinan alat kelengkapan dewan. Ini menunjukkan bahwa meskipun berbeda latar belakang politik, kita bisa duduk bersama untuk mensyukuri penganugerahan tiga tokoh pahlawan bangsa ini,” jelasnya.

Acara syukuran tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Menurut Abdulloh, momen ini menjadi bukti bahwa nilai perjuangan para pahlawan masih hidup dan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik. Ini membuktikan bahwa semangat para pahlawan mampu mempersatukan kita dalam keberagaman,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ini, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang berharap semangat perjuangan Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah dapat terus menginspirasi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan mereka di bidangnya masing-masing.

Penulis : nes

Berita Terkait

Walikota Blitar Siapkan Skema Baru Dana Olahraga, Hibah Tak Lagi Lewat KONI
285 Siswa – Siswi SMPN 1 Pakis Purnawiyata Tahun Ajaran 2025-2026
ADD 2026 Desa Oro-oro Ombo Wetan Lanjutkan Infrastruktur Pavingisasi Tahap Awal
Warga Perumahan Banjararum Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung
Ultah KPJ ke-44 Meriah, Anto Baret Soroti Fenomena “Omong Kosong”
Viral Menu MBG Ramadan di Malang, DPRD Soroti Dugaan Harga di Bawah Rp8 Ribu dan Kualitas Gizi Dipertanyakan
Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:54 WIB

MPDI Konsolidasikan Kekuatan Ekonomi Pesantren, Koperasi Sekunder Jadi Motor Penggerak Usaha Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:42 WIB

Puluhan Reklame Permanen Diduga Lolos Tanpa Izin, DPMPTSP Kabupaten Malang Kecolongan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:02 WIB

Dukcapil Malang Buka Akses Layanan Publik bagi Warga Rentan, Petugas Datangi Rumah hingga Ruang Perawatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:41 WIB

Rehab Gedung Kantor Pemkab Pasuruan Sudah Berjalan, Lima Gedung Sudah Terealisasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:04 WIB

Ajak Diskusi Ketua PWI Jatim, Bakorwil Malang Perkuat Narasi Pengembangan Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:43 WIB

Polres Malang Bongkar Modus Penipuan Berkedok Program UMKM Pemprov Jatim, Dua Tersangka Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

TP PKK Bakorwil III Malang Dukung Malang Megapolitan Dan Penguatan Ekonomi Selatan Jatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:23 WIB

Bakorwil Malang Ajak TP PKK Jadi Penggerak Menuju Malang Megapolitan Dan Katalisator Pembangunan Selatan Jatim

Berita Terbaru