Sebulan Warga Puskopad Singosari Krisis Air, Jawaban Kanit Perumda Sungguh Mencengangkan

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PENDOPOSATU.ID, KABUPATEN MALANG – Sudah sebulan warga Puskopad RT 02 RW 14 Singosari kabupaten Malang mengalami krisi air bersih, pasalnya pasokan air dari Perumda Tirta Kanjuruhan aliran airnya semakin parah hampir tidak mengalir. Jum’at ( 28/06/2024)

NA salah satu warga Puskopad Singosari yang notabene adalah pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan kepada awak media mengungkapkan jika sudah sebulan terakhir mereka mengalami krisis air bersih yang berdampak dalam aktivitas sehari-hari.

“Sebelumnya kami sudah berupaya melaporkan masalah ini, tetapi sampai sekarang belum ada respons yang memadai,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu keluhan warga terkait kesulitan air juga sering kali disampaikan baik melalui WhatsApp Grup (WAG) rukun warga maupun WAG yang terafiliasi dengan berbagai instansi pemerintahan.

“Untuk wudhu saja kami kesulitan, karena air hanya mengalir sangat kecil saat malam hari, Air adalah kebutuhan dasar, kami sangat terganggu dengan kondisi ini,” keluhnya.

Atas permasalahan warga, NA berinisiatif untuk menyampaikan keluhan warga melalui pesan singkat WA kepada Kusno Kepala Unit Singosari Perumda Tirta Kanjuruhan dan jawabannya sungguh mencengangkan.

Kemarin saya sudah menyampaikan ke pak kusno terkait keluhan warga perum Puskopad rt 2 Candirenggo aliran air PDAM siang hari mati terus dan sudah sebulan terakhir dialami wadah.

“Dia (Kusno) menjawab ‘kok baru sekarang laporan, saya bilang sungkan kalo laporan terus,” tuturnya.

Hari ini saya informasikan kembali jika air PDAM diwilayahnya masih belum mengalir, dengan enteng dia menjawab ‘katanya Sungkan’ (kok laporan terus soal air tidak mengalir).

Jawaban Kanit Perumda Singosari lebih mencengangkan lagi, melalui ditelepon saya tanya kembali gimana pak ini.

“kalau benar sudah sebulan kok anda diam saja, kalo sungkan ya sudah diam saja , nikmati saja” jawab kusno kepada NA.

Baca Juga :  Polres Malang Salurkan Bantuan Pompa Air ke Pedagang Stadion Kanjuruhan

Terpisah, Kusno Kepala Unit Singosari Perumda Tirta Kanjuruhan saat dikonfirmasi awak media (28/06) menjawab jika di unit Singosari belum ada yang menerima laporan resmi dari warga perum Puskopad RT 02 Candirenggo atas keluhan pelanggan.

“Di kita tidak ada laporan, jadi harus bagaimana? kan harus ada input,” jelasnya.

Disinggung terkait pernyataannya yang mengatakan ‘sebulan kok baru laporan ya nikmati saja’, Kusno membantah dan menyatakan hal tersebut tidak benar, yang betul adalah

“Yuk kok baru sebulan sih bikin laporan”, NA menjawab dirinya sungkan. Lho disini kok ada kata sungkan? Lha kalau sungkan ya gak usah laporan, itu haknya dia lho, dia bayar, punya hak untuk laporan, karena secara logika tidak masuk akal,” kata Kusno.

Terakhir Kusno menerangkan jika benar ada kendala air mati, kenapa sampai berlarut-larut dan tidak ada laporan resmi.

“Jadi jika ada kendala,. pelanggan bisa menyampaikan ke loket Customer servis baru akan diagendakan atau misal laporan ke website resmi atau Medsos resmi Perumda Tirta Kanjuruhan pasti ada counter balik dari kantor pusat ke dirinya untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Penulis : Agus S

Sumber Berita : Redaksi

Berita Terkait

Seleksi Terbuka JPTP Pemkab Malang 2026: 25 ASN Daftar, 11 Gugur Administrasi, 14 Lolos ke Tahap Asesmen Jatim
Sekolah Unggulan Disorot, Merger SDN Tak Terhindarkan: DPRD Malang Ungkap Akar Masalah Pendidikan
Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak
Seleksi JPTP Tiga OPD Pemkab Malang Diuji Integritas, Ketua Pansel Tegas: “Tak Ada Titipan, Semua Berbasis Nilai”
44 Cabor Mengunci Arah, Darmadi Melaju Nyaris Tanpa Perlawanan di Bursa Ketua KONI Kabupaten Malang
Seleksi JPT Pratama Pemkab Malang Disinyalir Sekadar Formalitas, Pendaftar Minim hingga Nama “Pemenang” Sudah Beredar
Zia’ulhaq Resmi Maju Ketua KONI Kabupaten Malang, Klaim Dukungan Lebih dari Delapan Cabor
Wabup Malang Tegaskan Sekolah Terintegrasi Jadi Arah Kebijakan Pendidikan, 10 SMPN Disiapkan Jadi Pilot Project 2026
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:32 WIB

Kasus PMK Merebak di 24 Kecamatan, 148 Ekor Ternak Terdampak, Pemkab Pasuruan Gaspol Vaksinasi 10 Ribu Dosis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:05 WIB

Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp4 Miliar untuk Rehabilitasi 9 Gedung Kantor di 2026, Dinas Cipta Karya Jadi Pelaksana

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:59 WIB

Siswi MAN 1 Pasuruan Raih Puteri Berbakat PPPI Jatim 2026, Harumkan Nama Madrasah di Tingkat Provinsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:48 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tidak Merata, Ketua DPRD Pasuruan Soroti Pelaksanaan MBG yang Pilih-Pilih

Rabu, 28 Januari 2026 - 04:15 WIB

Polres Pasuruan Bongkar 25 Kasus Narkotika Januari 2026, Amankan 46 Tersangka dan 5 Kilogram Lebih Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:17 WIB

Tahun 2026, Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp2,5 Miliar untuk Bedah 125 Rumah Tidak Layak Huni

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Penanganan Kawasan Kumuh Terintegrasi Bendomungal Bangil, Anggaran Rp9 Miliar Ubah Lingkungan Jadi Sehat dan Produktif

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 18:17 WIB

Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pasca Pengerusakan Makam di Winongan

Berita Terbaru

Ket foto. Akses jalan depan Balai desa Purwoasri Kecamatan Singosari yang terendam air

Kabupaten Malang

Akses Jalan Desa Purwoasri Tergenang, Drainase Baru Jadi Solusi Mendesak

Kamis, 12 Feb 2026 - 09:17 WIB