Panen Perdana Tebu Program Bongkar Ratoon Dengan Luas Tanam 4.000 Hektare

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin bersama stakeholder saat panen tebu perdana program bongkar ratoon (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin bersama stakeholder saat panen tebu perdana program bongkar ratoon (Foto: Hanik pendoposatu.id)

Spread the love

TULUNGAGUNG, pendoposatu.id— Panen perdana tebu pada program Bongkar Ratoon tahun 2025 lalu saat ini dilaksanakan di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Rabu (7 Oktober 2026). Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026, yang dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pertanian, manajemen PG Mojopanggung (PT Sinergi Gula Nusantara), penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Luas lahan yang akan dipanen perdana kali ini mencapai 4,55 hektar dengan taksasi produksi 90 ton per hektar. Musim giling PG Mojopanggung direncanakan berlangsung 148 hari, yang dimulai 3 Juni hingga 25 Oktober 2026, dengan kapasitas giling 3.000 ton tebu per hari.

Plt. Bupati, Ahmad Baharudin menyampaikan, program bongkar ratoon bukan sekadar mengganti tanaman lama, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas jangka panjang. Data menunjukkan luas areal tanam tebu di Tulungagung tahun 2026 meningkat menjadi lebih dari 4.000 hektare, dibandingkan sekitar 3.800 hektare pada 2025.

Program bongkar ratoon saat ini mencakup 151 hektare, ditambah perluasan areal tanam menjadi seluas 207 hektare. “Para petani adalah pahlawan pangan. Program bongkar ratoon dirancang agar tanaman tebu dapat dipanen hingga 10 kali masa ratoon dengan hasil tetap maksimal, didukung bibit unggul terpilih secara nasional,” ujar Baharudin saat diwawancarai pendoposatu.id.

Ia menekankan empat hal penting: peningkatan kualitas dan produksi, penguatan kemitraan antara petani dan pabrik gula, adopsi teknologi pertanian modern, serta pengembangan industri gula yang berkelanjutan. Pabrik Gula Mojopanggung yang telah beroperasi sejak 1852 juga diharapkan terus berkontribusi nyata bagi pengurangan pengangguran dan peningkatan ekonomi masyarakat.

General Manager PG Mojopanggung, Agus Budi Juwono, menjelaskan bahwa “keberadaan pabrik gula menyerap sekitar 650 tenaga kerja langsung di musim giling, ditambah ribuan penebang dan pengangkut tebu dari berbagai wilayah” ujarnya, Rabu (7 Oktober 2026). Ia berharap dukungan pemerintah dan petani terus terjalin guna menjaga keberlangsungan pabrik peninggalan bersejarah ini.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Unggul, Endang Suwarti, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Dinas Pertanian, penyuluh, dan pihak PG Mojopanggung. Keberhasilan panen ini dinilai berkat kerja sama dan gotong royong yang terjalin baik antar berbagai pihak terkait. (Hanik)

Berita Terkait

Puluhan SDN Pasuruan Tidak Memiliki Kepala Sekolah Definitif
CEO Muda Apresiasi Pers dan Veteran Warnai HUT TNI ke-81 Makin Bermakna
Plt Bupati Tulungagung Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI, Sinergi Jadi Kunci Kebersamaan
Polres Tulungagung Gencar Bongkar Arena Judi Sabung Ayam Dan Dadu
HUT ke-7 Media Lumbung Berita Santuni Anak Yatim Dan Kaum Duafa
Pemilu 2029 PKB Tulungagung Bidik 11 Kursi, Regenerasi Kader Muda Jadi Prioritas
Pengukuhan Pengurus DPC PKB, Bupati Tulungagung Tekankan Sinergi
Semarak Hari Jadi Jatim ke-81, Ribuan Peserta Meriahkan LPBB Dan Festival Anak

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Polres Tulungagung Gencar Bongkar Arena Judi Sabung Ayam Dan Dadu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Pelajar Prigen Tewas, Pelaku Masih Kerabat Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Rumah Warga Cubanjoyo Dilempar Bondet Oleh Orang Tak Dikenal

Rabu, 30 September 2026 - 20:34 WIB

Gerindra Tegaskan Kasus Narkoba Anggota DPRD Banyuwangi Tidak Terkait Agenda Partai

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Dugaan Penipuan Berkedok Investasi, SPG di Malang Resmi Dipolisikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dana Swadaya Pedagang Karangploso Diduga Mengalir ke Logistik Pileg 2024, Timses Ungkap Jalurnya

Rabu, 30 September 2026 - 11:45 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi II Diduga Terjerat Narkotika

Minggu, 27 September 2026 - 11:22 WIB

Analisis Hitungan Pembangunan 72 Lapak Pasar Karangploso

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page