Dugaan Mobilisasi Pelajar dalam Demo, Wakil Wali Kota Blitar Dilaporkan ke Polisi

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator GMB, Maryono Setyo Budi saat laporan ke Polres Kota Blitar (Foto: Nadia KK pendoposatu.id)

Koordinator GMB, Maryono Setyo Budi saat laporan ke Polres Kota Blitar (Foto: Nadia KK pendoposatu.id)

Spread the love

Kota Blitar, pendoposatu.id– Wakil Wali Kota Blitar sekaligus Plt. Ketua Umum KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, dilaporkan ke Polres Blitar Kota oleh masyarakat. Pelaporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelibatan anak-anak di bawah umur dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Wali Kota Blitar pada Senin (7 September 2026).

Laporan resmi disampaikan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Blitar (GMB) ke Polres Blitar Kota pada Selasa (15 September 2026).

Koordinator GMB, Maryono Setyo Budi, mengatakan laporan tersebut dilayangkan sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak. Pihaknya menilai keberadaan anak-anak di tengah aksi massa perlu mendapat perhatian, terlebih kegiatan berlangsung pada jam sekolah.

“Laporan ini terkait dugaan pelibatan anak sekolah atau anak di bawah umur dalam kegiatan demonstrasi. Kami ingin memberikan perhatian terhadap perlindungan, keselamatan, serta pemenuhan hak-hak anak,” ujar Maryono kepada awak media seusai membuat laporan.

Menurut Maryono, berdasarkan informasi dan bukti yang diperoleh, pada 7 September 2026 berlangsung aksi di sekitar gedung DPRD dan Kantor Wali Kota Blitar, aksi tersebut disebut melibatkan sejumlah pengurus KONI Kota Blitar.

Dalam kegiatan yang berlangsung di sepanjang Jalan Merdeka tersebut, ditemukan sejumlah anak sekolah yang diduga masih berusia di bawah 18 tahun. Beberapa di antaranya disebut membawa poster maupun atribut aksi dan berada dalam rombongan massa.

Anak-anak tersebut diketahui berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 2 Kota Blitar, SMPN 6 Kota Blitar, dan SMPN 7 Kota Blitar. Selain itu, terdapat pula beberapa anak yang identitasnya masih belum diketahui.

GMB menyoroti kehadiran para pelajar tersebut karena aksi berlangsung saat jam belajar. Kondisi itu dinilai berpotensi membuat anak meninggalkan kegiatan belajar dan berada di lingkungan yang memiliki risiko keamanan, terutama jika terjadi kericuhan atau benturan antar massa.

Maryono juga menyebut adanya dugaan penggunaan surat izin atau dispensasi dari klub olahraga kepada pihak sekolah. Menurutnya, para siswa awalnya disebut meminta izin untuk mengikuti kegiatan koordinasi atlet cabang olahraga, namun dalam pelaksanaannya justru berada di lokasi aksi.

“Kami sangat menyayangkan jika benar ada anak-anak yang dilibatkan dalam kegiatan seperti ini. Apalagi ada dugaan mereka mendapatkan izin sekolah untuk kegiatan olahraga, tetapi kemudian diarahkan mengikuti aksi,” katanya.

Selain para peserta aksi, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Blitar disebut turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba serta sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Blitar.

GMB berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti dan dugaan pelibatan anak dalam aksi tersebut dapat diperiksa secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap persoalan ini bisa menjadi perhatian bersama. Anak-anak seharusnya mendapatkan perlindungan dan tidak ditempatkan dalam situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun mengganggu pendidikan mereka,” pungkas Maryono.(Nad)

Berita Terkait

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”
Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan
UPT Bapenda Jatim Wilayah Pasuruan Jemput Bola Sosialisasi Pemutihan Pajak Bermotor
Polres Pasuruan Berhasil Tangkap 4 Tersangka Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP
Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah
Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba
Diduga Pengeroyokan Saat Identifikasi Tanah Bulusari Berujung Dengan Lapor Polisi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:16 WIB

UPT Bapenda Jatim Wilayah Pasuruan Jemput Bola Sosialisasi Pemutihan Pajak Bermotor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polres Pasuruan Berhasil Tangkap 4 Tersangka Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Anggota DPRD Tulungagung Serukan Persatuan Dan Perang Lawan Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Diduga Pengeroyokan Saat Identifikasi Tanah Bulusari Berujung Dengan Lapor Polisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Identifikasi Tanah Sengketa Oleh BPN di Prasasti Cunggrang Bulusari Menuai Kericuhan

Berita Terbaru

Normalisasi Sungai Agir Kecamatan Wagir kabupaten Malang (Foto: Seno pendoposatu.id)

Kabupaten Malang

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:28 WIB

You cannot copy content of this page