Ribuan Warga Antusias Kirab Budaya Desa Oro-Oro Ombo Wetan Sangat Meriah

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Oro-oro Ombo Wetan, Gus Amin beserta istri saat memakai baju adat dalam acara kirab budaya (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Kades Oro-oro Ombo Wetan, Gus Amin beserta istri saat memakai baju adat dalam acara kirab budaya (Foto: Abdullah pendoposatu.id)

Spread the love

PASURUAN, pendoposatu.id— Warga Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan sangat antusias mengikuti kirab budaya, Sabtu (5 September 2026) kemarin. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus selamatan Desa Oro-Oro Ombo Wetan dan menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasuruan.

Kirab budaya diikuti ribuan warga tujuh dusun dengan mengenakan beragam pakaian adat. Selain itu, berbagai kesenian tradisional, pertunjukan budaya, serta tarian daerah turut ditampilkan sepanjang dan memadati jalan Bangil – Sukorejo tersebut. Sebelum acara kirab budaya dimulai, masyarakat tidak lupa terlebih dahulu menggelar selamatan desa.

Ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur, sekaligus doa bersama agar seluruh masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Wetan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan dan keberkahan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak persiapan acara, warga dari berbagai lingkungan secara kompak bergotong royong menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Kemeriahan kirab budaya juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Sepanjang rute yang dilalui peserta kirab, warga memanfaatkan momentum tersebut untuk membuka lapak dan menjajakan berbagai produk UMKM, makanan, minuman serta aneka kebutuhan lainnya. Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, yang akrab disapa Gus Amin, mengatakan, kegiatan kirab budaya tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan warga.

“Pawai budaya ini bukan hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menjaga budaya dan gotong royong. Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian warga,” ujar Gus Amin, Senin (7 September 2026) saat dikonfirmasi oleh awak media.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam kegiatan budaya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi lokal. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga juga menjadi modal sosial untuk membangun desa secara bersama-sama.

Ramainya masyarakat dan pengunjung yang menyaksikan kirab turut membuka peluang ekonomi bagi warga. Para pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, maupun masyarakat yang memiliki produk untuk dipasarkan dapat memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk meningkatkan penjualan.

Kerumunan warga yang biasanya hanya menjadi bagian dari kemeriahan sebuah acara, dalam kegiatan tersebut justru memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat sekitar. Gus Amin menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar, aman dan tertib. Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat yang turut berpartisipasi sejak persiapan hingga pelaksanaan kirab budaya.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, lancar dan tertib. Ini semua berkat kekompakan serta gotong royong seluruh masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Wetan,” tutupnya .(Dul)

Berita Terkait

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan
Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis
Peringati Hari Jadi ke-821 Warga Ikuti Senam Akbar Dan Bhakti Sosial
Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”
Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan
UPT Bapenda Jatim Wilayah Pasuruan Jemput Bola Sosialisasi Pemutihan Pajak Bermotor
Polres Pasuruan Berhasil Tangkap 4 Tersangka Dugaan Pengemasan Ulang Beras SPHP
Aliansi Lembaara Tora Tuntut Sengketa Agraria Dan Mafia Tanah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:19 WIB

Mantan Kapolri Resmi Jadi Tersangka Bersama Dua Jenderal Lainnya

Selasa, 3 November 2026 - 23:54 WIB

Tanggung Jawab Publik Didahulukan, Abdul Qodir Justru Ingkar Janji di PN Kepanjen

Selasa, 3 November 2026 - 23:38 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Pantau Harga Bapokting di Pasar Bangil Dan Pandaan

Selasa, 3 November 2026 - 13:10 WIB

Jelang Sidang ke-2, Abdul Qadir Datangi Rumah Kades Tawangargo, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Hari Strok Sedunia RSUD Bangil Gelar Edukasi Kesehatan Gratis

Minggu, 1 November 2026 - 15:36 WIB

Golkar Tulungagung Hadirkan Ruang Bertemu Jodoh Lewat “Golek Garwo”

Minggu, 1 November 2026 - 12:28 WIB

Kali Agir Dinormalisasi Hilangkan Sedimentasi Jelang Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Trans Jatim Koridor 2 Buka Jalur Baru Ekonomi Malang Selatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page