Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Khofifah Kunker Di Kabupaten Blitar

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat membagikan air bersih di dampingi kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar (Foto: bgs pendoposatu.id)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat membagikan air bersih di dampingi kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar (Foto: bgs pendoposatu.id)

Spread the love

KABUPATEN BLITAR, pendoposatu.id- Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ke wilayah Blitar. Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Sabtu (5 September 2026) kali ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya sekadar seremoni, tetapi tentang memastikan dinamika persoalan yang terjadi di lapangan bisa mendapatkan solusi.

Dalam satu rangkaian agenda, Gubernur Khofifah menghadirkan dua intervensi sekaligus, yakni penyaluran bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk penanganan bencana kekeringan serta Pasar Murah dalam rangka pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan.

Bagi Bakorwil Malang, dua kegiatan ini memiliki satu benang merah yaitu memastikan kebijakan pemerintah hadir secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Agenda pertama berlangsung di Dusun Rampalombo, Desa Margomulyo Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Di wilayah yang terdampak kekeringan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan Pemprov Jatim kepada masyarakat.

Sebanyak 120 rit air bersih disalurkan Pemprov Jatim untuk masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Blitar. Bantuan tersebut menjangkau tujuh kecamatan, yakni Bakung, Binangun, Kademangan, Panggungrejo, Sutojayan, Wates dan Wonotirto. Dampak kekeringan di wilayah tersebut tercatat mencapai sekitar 38.270 keluarga atau 98.946 jiwa.

Tidak hanya air bersih, Pemprov Jatim juga memberikan dukungan sarana penyimpanan air berupa 90 unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta 250 jerigen berkapasitas 15 liter. Khusus di Desa Margomulyo, bantuan yang diberikan berupa 17.000 liter air bersih bagi 40 keluarga atau 162 jiwa, dilengkapi tiga unit tandon dan 40 jerigen. Bantuan tersebut menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau.

Bagi Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar, penanganan kekeringan tidak dapat dilakukan secara parsial. “Ketika air bersih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, maka kehadiran pemerintah harus dirasakan secara langsung. Dibutuhkan koordinasi yang cepat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perangkat daerah dan seluruh unsur terkait agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dari Panggungrejo, agenda Gubernur Jatim berlanjut ke Lapangan Brubuh, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan. Di lokasi ini, Gubernur Khofifah meninjau pelaksanaan Pasar Murah dalam rangka pengendalian Inflasi stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat dan ketahanan pangan Jatim 2026, yang menghadirkan berbagai komoditas pangan serta produk Industri Kecil dan Menengah (IKM)..

Menariknya, kegiatan di Sutojayan merupakan titik ke-118 rangkaian penjangkauan suplai logistik yang dilakukan Pemprov Jatim. Berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau karena memperoleh subsidi pemerintah. “Pasar murah bukan hanya soal harga yang lebih rendah. Di dalamnya ada upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat, memastikan pasokan tersedia dan pada akhirnya menjaga inflasi tetap terkendali,” kata Asep..

Menurut Asep, tantangan pembangunan di daerah semakin kompleks dan membutuhkan pola kerja lintas sektor. Persoalan kekeringan, ketahanan pangan maupun inflasi tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah saja. “Bakorwil Malang hadir untuk memperkuat orkestrasi di wilayah. Kita memastikan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antar OPD serta pemerintah Kabupaten/Kota berjalan dalam satu arah,” jelasnya.

Menurutnya, dua agenda di Kabupaten Blitar tersebut memperlihatkan bagaimana intervensi pemerintah dapat berjalan dari hulu hingga hilir. Di satu sisi, pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih terpenuhi. Di sisi lain, pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus keterjangkauan harga.

“Air bersih menyentuh kebutuhan dasar. Pangan terjangkau menyentuh daya beli. Keduanya bermuara pada satu tujuan, yaitu menjaga kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.(Hms/Dir)

Berita Terkait

Diduga Cabuli Dua Santriwati Guru Ngaji Diamankan Polres Pasuruan
Inspektorat Pastikan Belum Terima Laporan Dugaan Kejadian Abnormal Ajudan Bupati Malang
Sumbang 35 Inovasi Antar Kabupaten Perumda Tirta Kanjuruhan Raih Predikat Terinovatif
Harga Cabai Pasar Kebonagung Turun Capai Rp.75 Ribu per Kilogram
Disnakertrans Kabupaten Malang Sidak Terkait Adanya Berita Di Medsos
Kegiatan Hiburan Dj Identik di Sekolahan SMKN 1 Beji Jadi Sorotan
Inspektorat Kabupaten Malang Siap Tindaklanjuti Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN, Plt Inspektur: Kami Sudah Mengetahui Isunya
Peringati Hari Lahir Ke-81 Adhyaksa, Kejari Malang Gelar Upacara

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Khofifah Kunker Di Kabupaten Blitar

Sabtu, 5 September 2026 - 14:01 WIB

Inspektorat Pastikan Belum Terima Laporan Dugaan Kejadian Abnormal Ajudan Bupati Malang

Jumat, 4 September 2026 - 14:15 WIB

Sumbang 35 Inovasi Antar Kabupaten Perumda Tirta Kanjuruhan Raih Predikat Terinovatif

Kamis, 3 September 2026 - 19:42 WIB

Kegiatan Hiburan Dj Identik di Sekolahan SMKN 1 Beji Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 11:53 WIB

Inspektorat Kabupaten Malang Siap Tindaklanjuti Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN, Plt Inspektur: Kami Sudah Mengetahui Isunya

Rabu, 2 September 2026 - 20:04 WIB

Peringati Hari Lahir Ke-81 Adhyaksa, Kejari Malang Gelar Upacara

Selasa, 1 September 2026 - 16:39 WIB

Hari Lahir Kejaksaan RI, Kejari Malang Tabur Bunga di TMP Kepanjen

Selasa, 1 September 2026 - 08:31 WIB

Lagi Rapat Paripurna, Warga Protes Dan Kecewa Terkait Tindak Lanjut RDPU Polemik Bendungan Lahor

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page