Malang, pendoposatu.id – Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi saat suasana Idul Fitri 2026. Seorang pria berinisial D (50), warga Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo, ditangkap setelah diduga kuat membobol rumah warga yang ditinggal melaksanakan salat Id.
Aksi kejahatan tersebut terkuak setelah korban mendapati rumah sekaligus warung miliknya dalam kondisi rusak dan berantakan.
Pelaku diduga mengambil sejumlah barang berharga berupa dua unit handphone, uang tunai sekitar Rp1 juta, serta satu set mesin las berikut perlengkapannya. Kerugian korban ditaksir mencapai lebih dari Rp3,35 juta.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menegaskan pelaku memanfaatkan situasi lingkungan yang sepi karena sebagian besar warga tengah melaksanakan ibadah salat Id.
“Pelaku diduga sudah mengamati situasi dan mengetahui waktu rumah dalam kondisi kosong. Momen tersebut dimanfaatkan untuk melakukan pencurian,” ungkap AKP Bambang, Rabu (8/4/2026).
Peristiwa pencurian terjadi pada pertengahan Maret 2026 di Dusun Wangkal Lor, Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo. Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Malang melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku melalui metode Scientific Crime Investigation (SCI).
Pelaku menjalankan aksinya dengan cara memanjat tembok pagar belakang rumah korban, kemudian mencongkel pintu hingga terbuka. Setelah berhasil masuk, pelaku leluasa mengambil barang berharga yang berada di dalam rumah dan warung.
“Modus yang digunakan adalah memanjat pagar belakang lalu merusak pintu untuk masuk. Dari dalam rumah, pelaku mengambil barang yang mudah dibawa,” jelas AKP Bambang.

Dalam penggerebekan di lokasi persembunyian pelaku, petugas berhasil menemukan barang bukti hasil kejahatan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Saat ini pelaku diamankan di Polsek Poncokusumo untuk menjalani proses hukum. Kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah pelaku terlibat dalam kasus serupa di wilayah lain.
“Kasus ini masih kami dalami lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memastikan rumah dalam kondisi aman ketika ditinggalkan, khususnya saat momen hari raya,” tegas AKP Bambang.
Penulis : nes











