Malang, pendoposatu.id – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, meresmikan Kampung PLN Mobile yang berlokasi di Jalan Regulo RT 16 dan 17 RW 02, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Jumat (9/1) pagi. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat transformasi digital pelayanan kelistrikan serta mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Wabup yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero) beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi hingga program Kampung PLN Mobile dapat terealisasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi yang memberi kemudahan luar biasa bagi masyarakat,” ujar Lathifah dalam sambutannya.
Wabup Malang berharap Kampung PLN Mobile dapat menjadi pilot project yang selanjutnya dikembangkan di desa dan kelurahan lain di Kabupaten Malang. Menurutnya, inovasi ini menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan listrik yang cepat, efisien, aman, dan berkualitas, khususnya bagi wilayah yang jauh dari pusat perkantoran.
“Mudah-mudahan ini menjadi percontohan dan bisa dikembangkan di kampung-kampung lain. Program Kampung PLN Mobile memberikan kemudahan luar biasa karena masyarakat tidak perlu antre atau keluar rumah hanya untuk membayar tagihan listrik,” jelasnya.
Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan kelistrikan secara mandiri, mulai dari pembayaran tagihan, pengaduan gangguan, permohonan pasang baru, tambah daya, hingga memperoleh informasi kelistrikan secara real time.
“Kolaborasi ini kami sambut dengan sangat baik karena memberikan kemudahan nyata, terutama bagi masyarakat Kabupaten Malang yang tinggal di wilayah-wilayah jauh dari pusat layanan,” tegas Wabup Malang.
Lathifah juga menilai keberadaan Kampung PLN Mobile sebagai bentuk inovasi pelayanan sekaligus apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Ia mengaku bangga melihat antusiasme dan kolaborasi warga Kecamatan Kepanjen bersama PLN UP3 Malang.
“Kampung PLN Mobile ini bukan hanya soal penggunaan aplikasi, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkan layanan kelistrikan secara mandiri,” lanjutnya.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malang dan PT PLN (Persero) merupakan kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Malang sangat mendukung program ini karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong transformasi digital di daerah,” kata Lathifah.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Malang mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile secara optimal, menjaga instalasi listrik agar tetap aman sesuai standar, serta mendukung program-program PLN demi keandalan pasokan listrik di Kabupaten Malang.
“Mari kita upayakan bersama agar inovasi ini benar-benar memberi manfaat positif dan menginspirasi terwujudnya masyarakat Kabupaten Malang yang cerdas dan melek digital,” pungkasnya.
Peresmian Kampung PLN Mobile ini turut dihadiri Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur, Agus Tri Suardi, serta Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, bersama unsur masyarakat setempat.
Penulis : nes











