Wabup Malang Kawal Program PISEW, Desa Sumberporong Dapat Jalan Usaha Tani Baru

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Desa Sumberporong Kecamatan Lawang, Idhiningrum saat ditemui awak media usai pertemuan dengan Wakil Bupati Malang Hj Lathifah Shohib

Ket foto. Kepala Desa Sumberporong Kecamatan Lawang, Idhiningrum saat ditemui awak media usai pertemuan dengan Wakil Bupati Malang Hj Lathifah Shohib

 

Malang, pendoposatu.id – Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, resmi mendapat program PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) dari Kementerian PUPR berkat kawalan langsung Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib. Program ini difokuskan pada pembangunan jalan usaha tani sebagai akses utama menuju lahan pertanian.

Kepala Desa Sumberporong, Idhiningrum, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil audiensi Wabup ke Jakarta.

“Ibu Wakil Bupati mengawal program PISEW hingga akhirnya Sumberporong bersama Desa Sumberngepo mendapat bantuan. Harapan kami pembangunan berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).

Jalan yang akan dibangun memiliki lebar 3 meter dan panjang sekitar 80–150 meter. Akses ini diharapkan memperlancar distribusi hasil panen dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Dengan adanya jalan usaha tani, petani bisa lebih mudah membawa hasil pertanian dari sawah ke pasar. Kalau petani berdaya, otomatis ekonomi masyarakat akan kuat,” tambahnya.

Program PISEW di Sumberporong dan Sumberngepo ditargetkan rampung dalam 90 hari kerja dengan melibatkan langsung masyarakat, khususnya petani. Pemerintah desa juga menegaskan transparansi anggaran serta keterbukaan publik dalam pelaksanaannya.

Selain Desa Sumberporong, lima desa lain di Kabupaten Malang juga menerima program serupa, yakni Desa Sumberngepo (Lawang), Sumberjaya dan Bulupitu (Gondanglegi), serta Desa Klampok dan Purwoasri (Singosari).

“Ini rintisan awal. Setelah jalan selesai, kami berharap pembangunan jembatan bisa segera diwujudkan agar konektivitas antar desa semakin baik,” tutup Idhiningrum.

 

Baca Juga :  Mudik Gratis 2024, Pemkab Malang Siapkan 5 Bus 

Penulis : nes

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB