Malang, pendoposatu.id — Upaya menghadirkan ruang komunikasi publik berbasis digital kembali muncul di Kabupaten Malang. Kantor Advokat Jaya Atmajaya, SH., MH and Partners bersama Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Rizki Irfansyah, meluncurkan ruang podcast R2J (Ruang Rizki Jaya) di Jalan Raya Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Minggu (5/4/2026). Kehadiran platform ini diklaim bukan sekadar ruang diskusi, tetapi juga forum advokasi yang berpotensi menjadi alat kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
Peluncuran R2J menandai munculnya kanal aspirasi baru yang digadang-gadang mampu menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemangku kebijakan. Namun, komitmen menjadikan podcast sebagai sarana advokasi publik tentu akan diuji oleh konsistensi, independensi, serta keberanian menindaklanjuti persoalan yang diangkat masyarakat.
Manager R2J, Jaya Atmajaya menegaskan ruang podcast tersebut dibangun untuk membuka akses komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi maupun politik.
“Pendirian ini untuk menciptakan ruang komunikasi digital bagi siapapun dan dari latar belakang manapun,” tegas Jaya.
Menurutnya, R2J tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan dirancang sebagai ruang pencarian solusi terhadap berbagai persoalan publik. Setiap aduan yang masuk akan dikaji bersama pakar sesuai bidangnya, sebelum menghadirkan pihak terkait guna memberikan klarifikasi secara terbuka.
“Persoalan yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti dalam ruang diskusi dengan para ahli. Dari situ akan muncul kajian yang kemudian dilanjutkan dengan menghadirkan pihak terkait untuk dimintai klarifikasi,” jelasnya.
Ia memastikan proses tersebut memiliki konsekuensi nyata. Jika rekomendasi yang dihasilkan tidak dijalankan, maka tim hukum siap mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.
“Ketika klarifikasi sudah disampaikan namun tidak ada tindakan konkret, kami dari tim kuasa hukum tidak akan tinggal diam. Ini bentuk komitmen kami menghadirkan jalan keluar sekaligus perlindungan hukum bagi masyarakat,” tandasnya.
R2J disebut dibangun dengan orientasi kemanfaatan publik, bukan semata pertimbangan bisnis. Konsep keberlanjutan platform diyakini akan mengikuti ketika manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Harapan kami sederhana, bagaimana bisa membantu persoalan masyarakat. Soal operasional akan mengikuti, karena kami yakin ketika manfaat dirasakan, keberlanjutan itu akan datang dengan sendirinya,” tambah Jaya.
Sementara itu, Rizki Irfansyah menilai keberadaan ruang podcast dapat menjadi instrumen edukasi publik sekaligus media penyebaran informasi yang lebih berkualitas dan berimbang.
“Ini merupakan langkah dalam menjalankan amanat undang-undang, khususnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Kehadiran R2J nantinya membuka peluang lahirnya diskusi publik yang lebih terbuka serta menjaga independensi, keberimbangan narasi dan keberanian mendorong transparansi terhadap persoalan yang diangkat warga masyarakat Kabupaten Malang.
Peresmian R2J ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional ruang podcast tersebut. Kegiatan juga dirangkai dengan podcast perdana yang menghadirkan pegiat sosial, dipandu oleh Mansur Awaludin.
Penulis : nes











