PGRI Dorong Kompetensi Guru, Dinas Pendidikan Fokus Inovasi Berbasis IT

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji saat melakukan penanaman pohon di halaman belang gedung PGRI

Ket foto. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji saat melakukan penanaman pohon di halaman belang gedung PGRI

Malang, pendoposatu.id – Memperingati HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menegaskan komitmen peningkatan kualitas tenaga pendidik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwadji, menyebut PGRI memiliki peran penting sebagai wadah perjuangan serta pengembangan profesi guru.

“PGRI terus mewadahi aspirasi para guru dan meningkatkan kompetensi melalui berbagai kegiatan organisasi,” ujar Suwadji di Gedung PGRI Kabupaten Malang, Selasa (26/11/2025).

Suwadji menegaskan bahwa guru harus mampu memberikan pelayanan pendidikan dengan tulus dan profesional.

“Guru dituntut terus meningkatkan kualitas dalam mengabdi dan mengajar siswa dengan semangat,” katanya.

Mengusung tema “Guru Hebat, Negara Kuat,” Suwadji menilai guru wajib adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Guru harus berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran berbasis IT,” tegasnya.

Dinas Pendidikan sebelumnya telah menggelar lomba inovasi pembelajaran berbasis IT yang dinilai mampu mendorong pembaruan metode belajar.

Program pelatihan, bimbingan teknis, dan seminar juga rutin digelar setiap tahun untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman regulasi baru.

Di tingkat cabang, peringatan HUT PGRI diisi dengan jalan sehat, upacara, dan puncaknya penanaman sejuta pohon serta tasyakuran.

“Penanaman pohon ini bagian dari cinta lingkungan. Selain sebagai peneduh, pohon buah juga punya nilai ekonomi,” jelas Suwadji.

PGRI Kabupaten Malang juga memberikan penghargaan kepada guru berprestasi di tingkat provinsi dan nasional. Tercatat empat guru dari Kabupaten Malang meraih juara satu provinsi, juara dua nasional, dan juara tiga provinsi.

Menanggapi rencana efisiensi anggaran pendidikan tahun 2026, Suwadji memastikan dampaknya tidak signifikan.

“Pemangkasan anggaran berdampak, tetapi tidak terlalu besar, khususnya pada anggaran kegiatan yang bersumber dari APBD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembahasan anggaran masih berlangsung dengan DPRD Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Desa Toyomarto Ukir Prestasi Ganda: Raih ProKlim Nasional Kategori Utama dan Juara 2 Desa Digital Kabupaten Malang

Suwadji menyampaikan bahwa penguatan kompetensi guru menjadi kunci kemajuan pendidikan daerah, sejalan dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi.

Penulis : nes

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB