DPRD Malang Tegaskan MBG Harus Zero Incident, Zulham: Keselamatan Anak Nomor Satu

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Anggota DPRD kabupaten Malang Komisi IV, Zulham Mubarok

Ket foto. Anggota DPRD kabupaten Malang Komisi IV, Zulham Mubarok

Malang, pendoposatu.id — Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Komisi IV, Zulham Mubarok, menegaskan bahwa pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang wajib dijalankan dengan standar ketat dan tanpa adanya insiden.

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan bahwa pelaksanaan MBG di Kabupaten Malang harus zero incident. Artinya, SOP harus ketat dan dipenuhi oleh 66 SPPG yang sekarang sudah beroperasi di sini,” tegas Zulham di Kepanjen, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik adalah hal utama yang tidak boleh ditawar.

“Keselamatan dan kesehatan anak didik harus menjadi pertimbangan yang lebih utama dibanding apapun,” ujarnya.

Zulham juga mengungkapkan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Malang sempat menerima laporan pada awal bulan lalu terkait sejumlah siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

“Sebenarnya kami sudah menerima laporan tentang beberapa siswa yang sempat mengeluhkan gejala mual dan sakit perut di sejumlah puskesmas. Namun setelah kami cek di lapangan, tidak mudah mengidentifikasi penyebabnya karena jumlahnya tidak signifikan. Bisa jadi karena alergi makanan dan semacamnya,” jelasnya.

Lebih jauh, Zulham menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir adanya praktik intimidasi dalam distribusi MBG.

“Kalau ada temuan upaya intimidasi oleh oknum siapapun terkait MBG, kami siap menerima pengaduan dan akan kami tindak tegas. Karena ini program pemerintah yang harus dijalankan sebaik mungkin, bukan dengan paksaan dan tekanan kepada penerima manfaat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti isu beredarnya surat edaran kepada wali murid terkait distribusi MBG di sekolah.

“Soal blangko edaran itu sudah kami monitor. Saya minta agar kepala sekolah melaporkan segala bentuk intimidasi dari oknum yang mengatasnamakan BGN, SPPG, atau bahkan pihak dapur MBG yang meminta persetujuan seperti itu,” tegas Zulham.

Baca Juga :  Anak Yatim Piatu Curi Kotak Amal Masjid, Cermin Kelalaian Sosial di Tengah Kesalehan Simbolik

Menutup pernyataannya, Zulham menyebut sudah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk mengklarifikasi dokumen yang sempat beredar di sejumlah sekolah.

“Kami sudah meminta penjelasan langsung dari Kepala Dinas Pendidikan agar hal ini tidak menimbulkan kebingungan di lapangan,” pungkas Anggota DPRD kabupaten Malang Fraksi PDI Perjuangan Zulham Mubarok.

Penulis : gs

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak dan Tekan Stunting, Pemkab Malang Resmikan Dapur MBG di Kalipare
Sepak Bola Persahabatan Antar Instansi Pererat Kebersamaan di Kabupaten Malang
Terseret Arus Sungai, Warga Kasembon Malang Tewas Terjepit Pintu Air DAM Kali Manten
Derita Preeklampsia Parah, Warga Kepanjen Kabupaten Malang Terancam Kehilangan Penglihatan, Butuh Uluran Tangan
Cuaca Ekstrem Hambat Penerbangan, Pesawat Batik Air Ditumpangi KH Habib Mustofa Gagal Mendarat di Juanda Surabaya
SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Resmi Terapkan ISO 21001:2018, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Vokasi Berstandar Internasional
Sekda Malang: LP Ma’arif NU Harus Berdaya dan Berdampak Nyata
KH Habib Musthofa Alaydrus Tuban Tegaskan Ikhtiar Maslahah, Bukan Sekadar Islah: Demi Persatuan Nahdlatul Ulama dan Umat Islam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kapolresta Malang Kota Silaturahmi dengan Keluarga Korban Kanjuruhan, Tegaskan Komitmen Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Ket foto. Ilustrasi kursi kosong KONI Kabupaten Malang yang menjadi rebutan para pemilik kepentingan

Tajuk

Kursi KONI Kabupaten Malang dalam Pusaran Kepentingan

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:33 WIB