Arus Mudik Masih Tinggi, Polres Malang Perkuat Siaga di Pintu Tol Jelang Puncak Pergerakan Kendaraan

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto. Jajaran Kepolisian Resor Malang saat melakukan pengamanan dan kelancaran kendaraan di pintu keluar tol wilayah kabupaten Malang

Ket foto. Jajaran Kepolisian Resor Malang saat melakukan pengamanan dan kelancaran kendaraan di pintu keluar tol wilayah kabupaten Malang

Malang, pendoposatu.id – Arus mudik Lebaran 2026 di sejumlah pintu tol wilayah Kabupaten Malang masih menunjukkan intensitas tinggi. Meski dalam dua hari terakhir tercatat ada penurunan volume kendaraan, Polres Malang tetap memperkuat kesiapsiagaan personel untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan pemudik yang diperkirakan mencapai puncaknya hari ini.

Kondisi lalu lintas di akses keluar-masuk Kabupaten Malang menjadi perhatian serius aparat kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Penurunan angka kendaraan belum serta-merta menandakan arus mudik melandai, sebab jumlah kendaraan yang melintas di gerbang tol utama masih berada pada level tinggi, terutama di titik-titik yang menjadi jalur penghubung menuju Malang Raya dan Kota Batu.

Berdasarkan data Operasi Ketupat Semeru 2026, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Kabupaten Malang pada Selasa, 17 Maret 2026 tercatat sebanyak 20.920 unit. Pada Rabu, 18 Maret 2026, jumlah tersebut turun menjadi 20.334 unit atau berkurang sekitar 2,80 persen. Penurunan volume kendaraan terjadi di seluruh gerbang tol utama, yakni Tol Lawang, Tol Karanglo, dan Tol Pakis.

Sementara itu, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang juga mengalami penurunan. Pada Selasa, jumlah kendaraan masuk tercatat 21.506 unit, lalu menurun menjadi 21.189 unit pada Rabu atau turun sekitar 1,47 persen.

Ket foto. Petugas Kepolisian Resor Malang saat melakukan pengamanan kelancaran kendaraan di pintu keluar tol

Meski mengalami koreksi, volume kendaraan yang masuk masih tergolong tinggi. Dari seluruh pintu tol yang dipantau, Tol Karanglo tetap menjadi titik dengan dominasi arus lalu lintas paling padat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menegaskan bahwa penurunan angka kendaraan tidak membuat kewaspadaan petugas berkurang. Menurutnya, situasi tersebut justru harus dibaca sebagai bagian dari dinamika arus mudik yang masih aktif berlangsung dan berpotensi meningkat sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Terjawab! Ini Hasil Pengecekan SPBU Lawang Usai Viral Isu Takaran BBM

“Secara keseluruhan memang ada penurunan, namun volume kendaraan masih cukup tinggi dan tetap perlu diantisipasi, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” kata AKP Chelvin, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, Satlantas Polres Malang terus melakukan berbagai langkah antisipatif di lapangan, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penempatan personel pada simpul-simpul kepadatan, hingga pemantauan intensif di akses tol dan jalur utama yang menjadi lintasan pemudik.

Kesiapan itu difokuskan untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya kemacetan panjang maupun gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Menurut Chelvin, jalur yang mengarah ke kawasan Malang Raya dan Kota Batu menjadi salah satu perhatian utama karena merupakan lintasan favorit pemudik maupun pengguna jalan yang hendak menuju destinasi wisata. Oleh sebab itu, penguatan personel dilakukan agar distribusi arus kendaraan tetap terkendali meski tekanan volume lalu lintas meningkat.

“Kami terus meningkatkan pengaturan lalu lintas dan kesiapsiagaan personel di lapangan, terutama di akses tol dan jalur utama, karena puncak arus mudik diperkirakan terjadi hari ini,” ujarnya.

Selain menyiagakan personel, Polres Malang juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Pengendara diminta memastikan kondisi tubuh tetap prima, memeriksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas selama perjalanan.

Imbauan ini dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan di tengah tingginya mobilitas kendaraan pada momentum Lebaran. Di lapangan, situasi arus lalu lintas masih terpantau ramai namun relatif terkendali.

Salah satu pemudik asal Tasikmalaya, Agus (49), yang melakukan perjalanan menuju wilayah Karangploso, mengaku perjalanannya berjalan cukup lancar meski kepadatan kendaraan mulai terasa di sejumlah ruas.

“Alhamdulillah perjalanan cukup lancar, meskipun kendaraan ramai tapi masih bisa mengalir. Petugas juga terlihat sigap mengatur lalu lintas,” kata Agus.

Baca Juga :  SMA 1 Turen Malang Gelar Kejuaraan Bola Voli Antar Pelajar se-Jawa Bali

Pernyataan pemudik tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran petugas di lapangan cukup membantu menjaga ritme arus kendaraan tetap bergerak.

Dalam situasi mudik dengan volume lalu lintas tinggi, respons cepat petugas menjadi faktor penting untuk mencegah penumpukan kendaraan, terutama di gerbang tol, simpang padat, dan jalur pertemuan arus dari berbagai arah.

Dengan arus kendaraan yang masih tinggi meski menunjukkan tren penurunan, Polres Malang memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan terus diperkuat. Langkah ini dilakukan agar puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Malang dapat dilalui masyarakat dengan aman, tertib, dan lancar.

Penulis : nes

Berita Terkait

Rampcheck Ketat Jelang Mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Malang Pastikan Bus dan Sopir Laik Jalan
Polres Malang Intensifkan Pengamanan Arus Mudik 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Mulai Padati Akses Tol
Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan Mudik Lebaran 2026
Pria Ngaku Polisi Rampas Mobil di Tumpang, Pelaku Ditangkap di Singosari
Polres Malang Buka Penitipan Kendaraan Gratis Selama Mudik Lebaran 2026
Jual Honda Scoopy Curian via Marketplace, Satreskrim Polres Malang Ringkus Pelaku Saat COD
Polsek Pakis Tangani Penemuan Mayat Pria Tergantung di Makam Saptorenggo
Polres Malang Selidiki Ambruknya Kandang Ayam, Dua Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:07 WIB

Sanusi Targetkan KONI Kabupaten Malang Tembus Dua Besar Porprov 2027

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:27 WIB

Pemkab Malang dan Bank Jatim Gelar Pasar Murah, Ribuan Kupon Subsidi Sembako Disiapkan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:00 WIB

Mini Kompetisi E-katalog v.6 Mulai Diterapkan di Kabupaten Malang, Proyek Konstruksi Masuk Persaingan Ketat

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:41 WIB

Mini MRF TPA Paras Diresmikan, Kabupaten Malang Mulai Gerakan Perang Melawan Sampah

Senin, 9 Maret 2026 - 12:16 WIB

Siap Ramaikan Soekarno CUP, Banteng Jatim U-17 Seleksi 250 Pemain

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:42 WIB

Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Pakisaji, Polisi Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Judi

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:59 WIB

Hasanudin Wahid: Politik PKB Bukan Cari Untung, Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:16 WIB

Bola Penentuan Pejabat Strategis di Tangan Bupati, Tiga Besar JPT Pratama Pemkab Malang Diumumkan

Berita Terbaru